- Di tengah skandal paspor yang membekukan Hubner, Nathan, dan James, kiper Timnas Indonesia Maarten Paes tetap aman bermain untuk Ajax.
- Ajax lolos sanksi karena teliti mendaftarkan Paes sebagai pemain non-Uni Eropa dan sanggup memenuhi syarat gaji minimum Rp11,7 miliar per tahun.
- Klub Liga Belanda lain kesulitan meniru "jalur Ajax" karena terbentur aturan finansial yang sangat memberatkan arus kas keuangan klub kecil dan menengah.
Saat ini, Otoritas Imigrasi Belanda (IND) tengah menyelidiki sekitar 25 pemain putra dan putri yang terindikasi kehilangan status kewarganegaraan lokalnya akibat aturan ini.
Pakar hukum olahraga setempat menyebut bahwa klub-klub yang bermasalah sebenarnya bisa saja menyelamatkan pemainnya dengan meniru "jalur Maarten Paes" yang dilakukan Ajax.
Sayangnya, syarat kewajiban membayar gaji minimum sebesar belasan miliar rupiah per tahun menjadi tembok tebal bagi klub-klub beranggaran minim tersebut.
Pihak KNVB sendiri telah menegaskan bahwa pengawasan ketat akan terus dilakukan terkait keabsahan status pemain di kompetisi resmi mereka.
Tanggung jawab penuh kini berada di pundak klub masing-masing untuk memastikan bahwa pemain yang diturunkan benar-benar memenuhi syarat hukum dan keimigrasian yang berlaku.
Berita Terkait
-
Dean James hingga Justin Hubner Terancam Tak Lagi Bisa Bela Timnas Indonesia Buntut Skandal Paspor
-
Di Tengah Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia di Belanda, Hanya Maarten Paes yang Selamat
-
4 Pemain Timnas Indonesia Dibekukan Klub Belanda Akibat Polemik Paspor
-
Skandal Paspor! 4 Pemain Timnas Indonesia Dibekukan Klub Eredivisie
-
Skandal Paspor Belanda Dean James Meluas, Klub-klub Eredivisie Kena Imbas
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Lionel Scaloni Bantah Argentina Diuntungkan Wasit di Piala Dunia 2026: Jangan Percaya Media Sosial
-
Gol Cristiano Ronaldo saat Portugal Kalahkan Kroasia Akhiri Kutukan 20 Tahun di Piala Dunia
-
Ronaldo Cetak Sejarah Baru Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia