-
Dony Tri Pamungkas tampil mengesankan bersama Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026.
-
Calvin Verdonk memberikan dukungan penuh agar Dony segera melanjutkan karier sepak bola di Eropa.
-
Pesan mental dari pemain senior menjadi kunci sukses performa apik Dony di level internasional.
"Saya sebagai pemain mungkin ya mengaminkan saja," kata Dony kepada awak media.
Dony menyadari bahwa keputusan untuk berkarier di luar negeri sepenuhnya berada di tangan dan usaha pribadinya.
Visi jangka panjang untuk menjadi pemain profesional yang tangguh kini menjadi prioritas utama bagi penggawa Persija ini.
Ia tidak ingin cepat puas dengan hanya menjadi pilihan utama di kompetisi domestik saat ini saja.
Impian untuk membela klub Eropa kini mulai tertanam kuat dalam benak pemain yang berposisi sebagai bek kiri.
Sikap optimistis ini diharapkan mampu membawa perubahan besar bagi regenerasi pemain hebat di lingkungan Timnas Indonesia.
"Kembali lagi itu tergantung dari diri saya sendiri. Itu akan menjadi eh motivasi tersendiri bagi saya untuk terus berkembang ke depannya," jelasnya.
Selama berada di kamp pelatihan tim nasional Dony mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga dari para senior.
Calvin Verdonk menjadi salah satu sosok yang paling sering memberikan arahan teknis maupun mental kepadanya.
Baca Juga: Ole Romeny Ketagihan Gaya Main Timnas Indonesia Era John Herdman
Interaksi intens antarpemain ini menciptakan atmosfer positif di dalam ruang ganti skuad Merah Putih tersebut.
Banyak tips mengenai cara menghadapi tekanan pertandingan besar yang diserap langsung oleh Dony dari para pemain abroad.
Hal ini terbukti sangat ampuh dalam meningkatkan ketenangan Dony saat harus berhadapan dengan lawan yang kuat.
Dony menceritakan momen berkesan saat ia bersiap melakoni laga perdana yang sangat krusial beberapa waktu lalu.
Verdonk memberikan nasihat agar Dony tidak merasa terbebani dengan ekspektasi tinggi yang datang dari publik nasional.
Pesan sederhana tersebut ternyata mampu mengubah cara pandang Dony dalam melihat sebuah persaingan di level internasional.
Ia diminta untuk menganggap setiap pertandingan seperti sesi latihan biasa yang penuh dengan kegembiraan tanpa beban.
Instruksi mental ini menjadi kunci sukses di balik ketenangan Dony saat menyisir sisi lapangan sepanjang laga berjalan.
"Yang paling ini paling saya ingat yang pas sebelum lawan pertandingan pertama yang lawan Saint Kitts and Nevis itu, dia memberikan masukan kepada saya untuk bermain percaya diri aja," ceritanya.
Bermain lepas tanpa rasa takut menjadi filosofi baru yang kini dipegang teguh oleh pemain kelahiran Boyolali tersebut.
Dony merasa dukungan dari pemain senior membuatnya merasa setara dan tidak perlu merasa rendah diri lagi.
Keyakinan diri yang kuat ini membuatnya berani melakukan penetrasi berbahaya ke jantung pertahanan tim lawan mana pun.
Mentalitas juara yang ditanamkan oleh rekan setimnya benar-benar mengubah cara mainnya menjadi jauh lebih efektif.
Kini Dony siap menghadapi tantangan berikutnya dengan kepala tegak dan kepercayaan diri yang jauh lebih matang.
"Seperti yang Calvin bilang itu dan Eh, ya betul kayak main di latihan aja, lepas aja, enggak usah, enggak usah minder sama yang lain," pungkasnya.
Pada pertandingan melawan Saint Kitts and Nevis Dony dipercaya tampil sejak menit awal hingga laga berakhir.
Kontribusinya sangat nyata dalam kemenangan telak empat gol tanpa balas yang diraih oleh skuad asuhan Herdman.
Meskipun harus menelan kekalahan tipis saat bertemu Bulgaria performa Dony sebagai pemain pengganti tetap menuai apresiasi.
Masuknya Dony di babak kedua memberikan dimensi serangan yang berbeda dan lebih segar bagi lini depan.
Catatan positif ini menjadi modal berharga bagi karier profesional Dony Tri Pamungkas di masa yang akan datang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi