Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 03 April 2026 | 09:05 WIB
Rizky Ridho (AFC)
Baca 10 detik
  • Dony Tri Pamungkas tampil bersinar di FIFA Series 2026 berkat bimbingan mentor Rizky Ridho.

  • Rizky Ridho memberikan pesan agar Dony tidak cepat puas dengan segala pujian publik.

  • Dony juga belajar banyak dari pemain naturalisasi Calvin Verdonk untuk meningkatkan kematangan taktiknya.

Rizky Ridho rupanya sangat menjaga agar juniornya tersebut tidak kehilangan arah di tengah popularitas yang meningkat.

Ia memberikan sebuah wejangan khusus yang terus tertanam di dalam pikiran Dony hingga saat ini.

Pesan tersebut berkaitan erat dengan sikap mental seorang atlet profesional dalam menghadapi setiap pujian dari masyarakat.

"Mungkin jangan terlalu puas," jelas Dony Tri Pamungkas saat menirukan perkataan seniornya tersebut kepada para wartawan.

Bagi Dony wejangan itu adalah pengingat bahwa perjalanan kariernya di sepak bola internasional masih sangat panjang.

Dony menyadari bahwa sanjungan dari para suporter bisa menjadi pedang bermata dua jika tidak disikapi dengan bijak.

Oleh karena itu ia memilih untuk menjadikan kata-kata positif dari publik sebagai dorongan untuk berlatih lebih keras.

"Jangan terlalu cepat puas terus, dengan pujian itu jadi disuruh jadi untuk menjadi motivasi buat kita sendiri gitu," pungkasnya.

Pemain serba bisa ini berkomitmen untuk tidak terlena dengan statusnya sebagai pemain muda yang sedang naik daun.

Baca Juga: Nasib Ranking FIFA Negara ASEAN, Timnas Indonesia Masih di Bawah Tetangga

Ia ingin terus meningkatkan kualitas tekniknya agar bisa terus dipanggil oleh pelatih kepala Timnas Indonesia ke depannya.

Pada pertandingan melawan Saint Kitts and Nevis Dony mendapatkan kepercayaan penuh untuk bermain sejak menit pertama.

Kepercayaan itu dibayar tuntas dengan performa yang sangat disiplin dalam menjaga sisi sayap pertahanan tim nasional.

Ia mampu membantu serangan dengan sangat agresif sekaligus cepat kembali saat tim lawan mencoba melakukan serangan balik.

Kontribusinya membawa Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan telak dengan skor empat gol tanpa balas.

Kualitas permainannya di sisi lapangan tersebut mendapatkan banyak sekali respons positif dari para pengamat sepak bola lokal.

Ujian sesungguhnya datang ketika skuat asuhan John Herdman harus menghadapi tantangan berat dari tim kuat Bulgaria.

Meski tidak turun sebagai starter Dony Tri Pamungkas tetap mampu memberikan dampak instan setelah masuk sebagai cadangan.

Salah satu momen yang paling viral adalah ketika ia melakukan dribel memukau yang melewati dua pemain lawan sekaligus.

Aksi tersebut saking impresifnya sampai menyebabkan dua pemain Bulgaria itu saling bertabrakan karena mengejar pergerakan Dony.

Meski laga berakhir dengan kekalahan tipis 0-1 penampilan individu Dony tetap dianggap sebagai salah satu titik cerah.

Selain mendapatkan ilmu dari Rizky Ridho Dony juga memperhatikan gaya bermain pemain naturalisasi seperti Calvin Verdonk.

Ia mencoba mengambil banyak pelajaran dari cara Verdonk memposisikan diri dan mengambil keputusan di lapangan hijau.

Kombinasi antara bimbingan senior lokal dan pemain internasional membuatnya semakin matang dalam memahami taktik sepak bola modern.

Dony percaya bahwa lingkungan kompetitif di tim nasional akan mempercepat kematangan permainannya di usia yang masih belia.

Semangat juang ini diharapkan mampu membawa prestasi yang lebih tinggi bagi sepak bola Indonesia di masa depan.

Load More