-
Dony Tri Pamungkas tampil bersinar di FIFA Series 2026 berkat bimbingan mentor Rizky Ridho.
-
Rizky Ridho memberikan pesan agar Dony tidak cepat puas dengan segala pujian publik.
-
Dony juga belajar banyak dari pemain naturalisasi Calvin Verdonk untuk meningkatkan kematangan taktiknya.
Suara.com - Dony Tri Pamungkas menjadi salah satu nama yang paling mencuri perhatian publik selama ajang FIFA Series 2026.
Pemain muda berbakat ini menunjukkan progres yang sangat signifikan saat dipercaya mengenakan seragam Merah Putih.
Ia mengaku bahwa performa gemilangnya di atas lapangan tidak lepas dari dukungan moral rekan setimnya.
Secara khusus Dony menyebut nama bek senior Rizky Ridho sebagai sosok yang memberikan pengaruh besar.
Nasihat dari pemain berpengalaman tersebut menjadi bahan bakar utama baginya untuk terus memberikan kemampuan maksimal.
Kedekatan antara Dony dan Rizky Ridho memang sudah terjalin cukup lama karena keduanya membela klub yang sama.
Status Ridho sebagai kapten dan pemain dengan jam terbang tinggi membuatnya menjadi mentor yang sangat ideal.
Dony merasa sangat beruntung bisa menyerap banyak ilmu dan pengalaman berharga dari pemain bertahan tersebut.
Interaksi intens yang mereka lakukan di luar lapangan ternyata berdampak langsung pada kepercayaan diri Dony saat bertanding.
Baca Juga: Nasib Ranking FIFA Negara ASEAN, Timnas Indonesia Masih di Bawah Tetangga
Ia merasa jauh lebih tenang dan fokus dalam menjalankan instruksi yang diberikan oleh tim pelatih di lapangan.
Ada sebuah kisah menarik di balik layar mengenai bagaimana komunikasi antara pemain senior dan junior ini terbangun.
Dony mengungkapkan bahwa momen kebersamaan mereka di penginapan menjadi waktu yang sangat krusial bagi adaptasinya.
"Kebetulan kemarin saya satu kamar dengan dia (Rizky Ridho). Jadi saya sangat banyak ngobrol dengan dia dan saya kira dia membantu saya untuk bisa kenal dengan pemain-pemain yang lain dan bisa cepat beradaptasi di tim kemarin itu," kata Dony kepada awak media.
Melalui percakapan santai itulah Dony mendapatkan banyak tips untuk bisa menyatu dengan skema permainan tim nasional.
Dukungan tersebut membuatnya lebih mudah berkomunikasi dengan penggawa Garuda lainnya yang memiliki latar belakang berbeda-beda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bersinar di Persija, Fajar Fathurrahman Juga Sandang Gelar Sarjana dan Raih Penghargaan Kampus
-
Sandy Walsh Bersiap Jalani Latihan Perdana Bersama Persib Bandung, Igor Tolic Pastikan Skuad Kumpul
-
Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara
-
Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya
-
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!