-
PSBS Biak terpuruk di dasar klasemen akibat masalah internal dan isu penunggakan gaji.
-
Pelatih Marian Mihail menyebut pemain kehilangan motivasi bertanding setelah dibantai oleh Bali United.
-
Tim Badai Pasifik hanya terpaut tiga poin dari zona aman untuk menghindari degradasi.
Suara.com - Nasib PSBS Biak di Super League 2025/2026 kian mengkhawatirkan. Bahkan, Pelatih Marian Mihail mengakui anak asuhannya sudah kehilangan semangat untuk bertanding.
Lantas, apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi? sayangnya, Mihail tidak membocorkan secara gamblang permasalahan internal di kubu PSBS.
Namun, rumor yang tengah beredar saat ini adalah adanya isu keterlambatan gaji. Hal inilah yang disebut-sebut jadi biang kerok utama menurunya performa PSBS.
Terbaru, tim berjuluk Badai Pasifik itu dibantai Bali United dengan skor telak 1-6 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin malam.
Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk PSBS di Super League. Mereka kini tanpa kemenangan dalam sembilan laga beruntun.
Kabar yang beredar, para pemain dan staf pelatih belum menerima hak mereka dalam dua bulan terakhir. Kondisi ini jelas berdampak besar terhadap mental dan fokus bertanding.
Alhasil, PSBS Biak saat ini ada di dasar klasemen sementara Super League musim ini. Jika tak segera bangkit mereka bakal terancam turun kasta.
“Dari rencana satu bulan persiapan yang kami susun, kami hanya efektif berlatih selama sepuluh hari saja. Ada beberapa masalah internal, kami tidak bisa menjalankan program latihan sesuai rencana,” kata Mihail kepada awak media.
Mihail mengakui semangat juang pemain sudah runtuh. Situasi ini tentu tidak bagus mengingat masih cukup banyak pertandingan yang harus dilalui.
Baca Juga: Teja Paku Alam Merendah usai Berhasil Ukir 16 Clean Sheet
“Sepak bola adalah tentang persiapan harian dan ambisi di setiap pertandingan resmi. Ketika situasi sulit, pemain harus bermain dengan hati dan pengorbanan. Namun hal itu tidak terlihat,” pungkasnya.
Saat ini PSBS Biak duduki dasar klasemen Super League dengan 18 poin. Sejatinya cuma selisih 3 angka dari zona aman yang kini di duduki oleh Persis Solo di peringkat 15.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?