Bola / Bola Indonesia
Rabu, 08 April 2026 | 16:05 WIB
Bali United (ig Bali United)
Baca 10 detik
  • Bali United siap menantang pemuncak klasemen Persib Bandung di Stadion GBLA pada pekan ke-27 BRI Super League, Minggu (12/4) mendatang.
  • Pelatih Johnny Jansen menyebut kemenangan telak 6-1 atas PSBS Biak menjadi modal berharga dan memompa kepercayaan diri tinggi skuad Serdadu Tridatu.
  • Mengusung ambisi balas dendam atas kekalahan di putaran pertama, Bali United akan tetap menerapkan filosofi permainan menyerang cepat di laga tandang ini.

Suara.com - Kemenangan telak pada pertandingan terakhir sukses melambungkan tingkat kepercayaan diri tinggi di dalam ruang ganti skuad Bali United FC.

Bermodalkan energi positif tersebut, tim yang dijuluki Serdadu Tridatu itu kini bersiap menantang sang pemuncak klasemen sementara, Persib Bandung.

Pertarungan sengit yang menjadi rangkaian dari pekan ke-27 kompetisi BRI Super League 2025/2026 ini dijadwalkan akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada hari Minggu (12/4) mendatang.

Pelatih kepala Johnny Jansen menuturkan bahwa hasil fantastis 6-1 atas PSBS Biak memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar tambahan tiga poin di tabel klasemen.

Dominasi penguasaan bola yang mencapai angka 59 persen serta total 23 percobaan tembakan ke arah gawang lawan menjadi sinyal kuat bahwa timnya telah menemukan kembali ritme permainan terbaik mereka.

"Hasil pertandingan ini tentu sangat baik untuk menjadi modal kami jelang melawan Persib Bandung," ungkap pelatih berkebangsaan Belanda tersebut dikutip dari iLeague.

Walaupun datang dengan membawa motivasi yang berlipat ganda, ia tetap bersikap realistis dalam menilai kualitas musuh yang akan dihadapinya akhir pekan ini.

Persib Bandung, sebagai penguasa sementara takhta klasemen, diakui memiliki kedalaman skuad dengan kualitas materi pemain yang sangat merata di berbagai lini permainan.

Selain itu, memori pahit yang tersaji pada pertemuan putaran pertama kompetisi musim ini juga menjadi sebuah pelajaran berharga yang tak terlupakan bagi kubu tim tamu.

Baca Juga: Statistik Teja Paku Alam di Bawah Mistar Gawang Gila! Rekor Kiper Persija Dilewati

Pada saat itu, Bali United terpaksa harus mengakui keunggulan skuad Maung Bandung setelah mereka dipaksa bermain hanya dengan 10 orang pemain akibat sanksi kartu merah.

Situasi yang sangat timpang tersebut membuat mereka kehilangan kendali permainan pada fase akhir pertandingan dan akhirnya harus pulang ke Pulau Dewata dengan tangan hampa.

"Persib Bandung adalah pertandingan berbeda, mereka memiliki banyak kualitas di lapangan," imbuhnya menyadari beratnya tantangan yang menanti.

Kini, dengan kondisi skuad yang dirasa jauh lebih matang serta tingkat mentalitas bertanding yang sedang memuncak, Bali United bertekad untuk membalaskan dendam atas hasil minor tersebut.

Sang juru taktik pun memberikan penegasan bahwa tim asuhannya sama sekali tidak berniat untuk mengubah filosofi permainan menyerang yang selama ini telah menjadi ciri khas mereka.

Pola serangan balik kilat dengan secara cerdas mengeksploitasi setiap jengkal ruang kosong di area belakang pertahanan lawan akan tetap menjadi senjata andalan untuk mencuri poin.

Load More