Bola / Bola Indonesia
Senin, 13 April 2026 | 10:57 WIB
Logo Piala Presiden 2025 (pssi.org)
Baca 10 detik
  • PSSI masih terus mematangkan format kompetisi turnamen pramusim Piala Presiden 2026 yang rencananya akan kembali mengundang klub dari luar negeri.
  • Tantangan utama dalam mengundang tim asing tahun depan adalah padatnya kalender sepak bola internasional, termasuk ajang Piala Dunia FIFA 2026.
  • Erick Thohir juga menuntut peran aktif dan kontribusi nyata dari pemerintah daerah, mulai dari gubernur hingga wali kota, demi memajukan sepak bola nasional.

"Jadi ini yang mungkin juga perlu ada pertimbangan seperti apa. Tapi ini masih kita godok lah. Mungkin mudah-mudahan Kamis sudah ada formulanya," tuturnya optimistis.

Selain membahas soal format dan partisipasi klub asing, pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN ini turut menekankan pentingnya sinergi dari seluruh elemen bangsa.

Ia menuntut peran aktif dari para kepala daerah untuk ikut serta memberikan kontribusi nyata demi menyukseskan gelaran turnamen pramusim kebanggaan ini.

"Tapi intinya kita juga mau semua gubernur, bupati harus berkontribusi ya, supaya sepak bola ini bisa terus bergelora," ungkap Erick.

Menurutnya, tanggung jawab memajukan sepak bola tidak bisa hanya dibebankan kepada PSSI dan pemerintah pusat semata.

"Tidak hanya tanggung jawab tadi PSSI, Bapak Presiden, Pak Ara, tetapi gubernur, bupati, walikota berkontribusi untuk nama besar daerahnya."

Menanti Arahan Ketua Umum PSSI

Di sisi lain, Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025, Maruarar Sirait, menyatakan bahwa pihaknya masih bersabar menanti instruksi lanjutan dari PSSI terkait keberlangsungan turnamen.

Ia sangat mengapresiasi tingginya tingkat kepercayaan yang diberikan oleh PSSI dalam mengelola turnamen pramusim terbesar di Tanah Air ini.

Baca Juga: Rencana PSSI Naturalisasi Luke Vickery Bikin Media Vietnam Ketar-ketir

"Terima kasih Pak Erick atas kepercayaannya. Bagaimana dengan ekosistem ini kerja sama yang saling mendukung," ungkap Maruarar Sirait.

Ia pun sepakat dengan pernyataan Erick Thohir bahwa kesuksesan sebuah turnamen mutlak membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak terkait.

"Dalam sepak bola tidak ada superman, yang ada super tim, yaitu klub, manajer, pemain, media, sponsor, regulator, pemerintah daerah, TNI, dan Polri yang membantu keamanan."

Seluruh elemen tersebut dinilainya harus mampu bergerak bersama sebagai satu kesatuan ekosistem yang tertata dengan baik.

"Dan semua itu menjadi satu kesatuan ekosistem yang terkontrol. Ini sudah tujuh kali ya Pak Erick ya, Piala Presiden. Nanti yang kedelapan kita tunggu arahan dari Pak Erick sebagai ketua PSSI," pungkasnya menutup perbincangan.

Load More