- PSSI masih terus mematangkan format kompetisi turnamen pramusim Piala Presiden 2026 yang rencananya akan kembali mengundang klub dari luar negeri.
- Tantangan utama dalam mengundang tim asing tahun depan adalah padatnya kalender sepak bola internasional, termasuk ajang Piala Dunia FIFA 2026.
- Erick Thohir juga menuntut peran aktif dan kontribusi nyata dari pemerintah daerah, mulai dari gubernur hingga wali kota, demi memajukan sepak bola nasional.
"Jadi ini yang mungkin juga perlu ada pertimbangan seperti apa. Tapi ini masih kita godok lah. Mungkin mudah-mudahan Kamis sudah ada formulanya," tuturnya optimistis.
Selain membahas soal format dan partisipasi klub asing, pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN ini turut menekankan pentingnya sinergi dari seluruh elemen bangsa.
Ia menuntut peran aktif dari para kepala daerah untuk ikut serta memberikan kontribusi nyata demi menyukseskan gelaran turnamen pramusim kebanggaan ini.
"Tapi intinya kita juga mau semua gubernur, bupati harus berkontribusi ya, supaya sepak bola ini bisa terus bergelora," ungkap Erick.
Menurutnya, tanggung jawab memajukan sepak bola tidak bisa hanya dibebankan kepada PSSI dan pemerintah pusat semata.
"Tidak hanya tanggung jawab tadi PSSI, Bapak Presiden, Pak Ara, tetapi gubernur, bupati, walikota berkontribusi untuk nama besar daerahnya."
Menanti Arahan Ketua Umum PSSI
Di sisi lain, Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025, Maruarar Sirait, menyatakan bahwa pihaknya masih bersabar menanti instruksi lanjutan dari PSSI terkait keberlangsungan turnamen.
Ia sangat mengapresiasi tingginya tingkat kepercayaan yang diberikan oleh PSSI dalam mengelola turnamen pramusim terbesar di Tanah Air ini.
Baca Juga: Rencana PSSI Naturalisasi Luke Vickery Bikin Media Vietnam Ketar-ketir
"Terima kasih Pak Erick atas kepercayaannya. Bagaimana dengan ekosistem ini kerja sama yang saling mendukung," ungkap Maruarar Sirait.
Ia pun sepakat dengan pernyataan Erick Thohir bahwa kesuksesan sebuah turnamen mutlak membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak terkait.
"Dalam sepak bola tidak ada superman, yang ada super tim, yaitu klub, manajer, pemain, media, sponsor, regulator, pemerintah daerah, TNI, dan Polri yang membantu keamanan."
Seluruh elemen tersebut dinilainya harus mampu bergerak bersama sebagai satu kesatuan ekosistem yang tertata dengan baik.
"Dan semua itu menjadi satu kesatuan ekosistem yang terkontrol. Ini sudah tujuh kali ya Pak Erick ya, Piala Presiden. Nanti yang kedelapan kita tunggu arahan dari Pak Erick sebagai ketua PSSI," pungkasnya menutup perbincangan.
Berita Terkait
-
Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Pluim Duga PSSI Tutup Mata Soal Risiko Paspor Pemain Naturalisasi: Ada Ambisi ke Piala Dunia
-
Pluim Bahas Akar Polemik Pasporgate Pemain Timnas Indonesia: Ada Pembiaran dan Janji Palsu Agen
Terpopuler
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Berapa Biaya Bulanan Motor Listrik Indomobil eMotor Tyranno?
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- Fajar Sadboy Kecelakaan, Keluarga Pingsan Dengar Kabar
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Persija Jakarta Gelar Workshop Fotografi di GBK Saat Laga Kontra Persebaya
-
Aksi Berkelas Jay Idzes Jadi Pelerai Saat Keributan Panas Pecah di Laga Genoa vs Sassuolo
-
Justin Hubner Ungkap Sebuah Penyesalan Kepada Lewis Holtby
-
Asa Juara Sirna Dilibas Persija, Persebaya Surabaya Fokus Akhiri Musim Sebaik Mungkin
-
Calvin Verdonk Berpeluang Main di Liga Champions, Lille Semakin Kokoh di 3 Besar
-
2 Pemain Keturunan Indonesia Makin Gacor di Luar Negeri, Kapan Dinaturalisasi?
-
Pengamat: Timnas Indonesia Bisa Hadapi Lawan Top di FIFA Matchday Juni
-
Kekalahan Tipis dari Thailand di Final Piala AFF 2026, Ini Kata Ketum FFI
-
Penundaan Kongres, Tokoh Sepak Bola Jateng Desak PSSI Telaah Konflik Kepentingan
-
2 Pemain Naturalisasi Pilih Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Skandal Pasporgate!