- Kekalahan telak 0-3 dari Persija Jakarta membuat Persebaya Surabaya tertinggal 19 poin dari pemuncak klasemen dan mustahil mengejar gelar juara.
- Pelatih Bernardo Tavares bersikap realistis dengan tidak menjanjikan trofi, melainkan menuntut dedikasi dan kerja keras dari seluruh pemain.
- Tim pelatih akan melakukan evaluasi ketat dalam tujuh laga tersisa demi menjaga kehormatan klub sekaligus menyaring pemain untuk musim depan.
Suara.com - Kekalahan menyakitkan Persebaya Surabaya dari rival mereka memastikan tertutupnya peluang meraih gelar juara kompetisi Super League musim ini secara matematis.
Mengomentari situasi krisis tersebut, pelatih kepala Bernardo Tavares memilih bersikap realistis dengan menolak memberikan janji manis kepada para pendukung setia Bajul Ijo.
Juru taktik asal Portugal ini justru mengalihkan fokus utamanya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skuad asuhannya di sisa pertandingan demi persiapan kompetisi mendatang.
Tamparan Keras di Gelora Bung Karno
Hasil minor skuad kebanggaan publik Surabaya ini tak lepas dari kekalahan pahit 0-3 saat bertamu ke markas Persija Jakarta pada laga pekan ke-27 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Kekalahan telak tersebut memaksa tim asal Jawa Timur ini terpaku di peringkat keenam klasemen sementara dengan raihan 42 poin.
Posisi tersebut menciptakan jurang yang sangat lebar, di mana mereka kini tertinggal 19 poin dari Persib Bandung yang duduk nyaman di posisi puncak.
Dengan hanya menyisakan tujuh pertandingan terakhir, secara logika peluang untuk menyalip sang pemuncak klasemen sudah benar-benar mustahil untuk diwujudkan.
Realitas pahit ini langsung direspons oleh sang pelatih yang menuntut profesionalisme para pemain di tengah sirnanya motivasi memburu trofi kompetisi kasta tertinggi.
Baca Juga: Misi Jaga Tren Sempurna, Persib Siapkan Taktik Lumat Bali United
Evaluasi Kinerja dan Komitmen Tavares
"Saat saya datang, saya tidak pernah menjanjikan kepada siapa pun bahwa kami akan menjadi juara, termasuk untuk masa depan," kata Tavares seusai laga kontra Persija beberapa waktu lalu.
Sang pelatih menegaskan bahwa dedikasinya sejak hari pertama mendarat di Surabaya adalah untuk memberikan kontribusi nyata di atas lapangan tanpa obral angan-angan.
"Yang saya janjikan adalah saya datang untuk bekerja, bukan untuk berlibur. Saya berusaha memberikan yang terbaik," jelasnya.
Meskipun target juara sudah melayang, ia merasa skuadnya masih memikul beban moral untuk bermain maksimal demi menjaga harga diri lambang di dada.
Perombakan tim untuk musim depan pun diakui sudah mulai masuk dalam agenda pertimbangan tim pelatih mulai saat ini.
Berita Terkait
-
Persib Susah Payah Bungkam Bali United, Frans Putros: Yang Penting Menang!
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United
-
Satu Darah di GBK, Ketika Jakmania Menyulap Dukungan Jadi Kehidupan
-
Percaya Diri Tinggi, Bali United Siap Lukai Persib di GBLA
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Abaikan Sejarah 'Tangan Tuhan', Scaloni Minta Rivalitas Argentina vs Inggris Tak Dibesar-besarkan
-
Sesumbar Eks Gelandang Timnas Inggris: Kami Akan Pulangkan Lionel Messi!
-
Bek Prancis Ibrahima Konate Tak Gentar Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Denis Kolinger Ungkap Alasan Pilih Persija Jakarta, Nama Marko Simic Jadi Faktor Tak Terduga
-
FIFA Buka Peluang Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara, Gianni Infantino Ungkap Alasannya
-
Performa Bellingham Bikin Supoter Timnas Inggris Geleng-geleng: Sukar Dipercaya!
-
Cedera Lagi, Mauro Zijlstra Tinggalkan TC Timnas Indonesia, Dipastikan Absen di Piala AFF 2026
-
Misi Juara Piala Asia 2027, Timnas Iran Perpanjang Kontrak Amir Ghalenoei
-
3 Lawan 1! Laga Belum Dimulai Suporter Inggris dan Argentina Baku Hantam