- Bek tengah Putu Ekayana sukses mencetak dua gol krusial lewat skema bola mati yang membawanya meraih gelar bergengsi man of the match.
- Pemain jebolan Piala Dunia U-17 2025 ini langsung dipercaya mengemban ban kapten oleh pelatih Kurniawan Dwi Yulianto pada laga debutnya.
- Kemenangan telak 4-0 atas Timor Leste ini menjadi langkah awal yang sangat meyakinkan bagi skuad Garuda Asia di ajang ASEAN Championship U-17 2026.
Latar Belakang Pengalaman Internasional Sang Pemain
Beruntung, ia mendapatkan dukungan mental serta motivasi yang kuat dari para pemain seniornya seperti Kadek Arel dan Putu Panji.
Dorongan positif dari kedua seniornya itu sukses membuatnya tampil penuh percaya diri dalam memimpin rekan satu timnya memetik kemenangan.
Pengalaman berharga memimpin tim ini dinilai akan membuatnya tumbuh menjadi sosok pemimpin yang jauh lebih matang di masa mendatang.
Meskipun ini adalah momen debutnya sebagai kapten, ia sejatinya merupakan salah satu nama paling berpengalaman di dalam susunan skuad saat ini.
Jejak rekam kariernya mencatat bahwa ia pernah menjadi bagian penting dari skuad yang sukses menembus putaran final Piala Dunia U-17 tahun 2025 lalu.
Laga kemenangan 4-0 atas Timor Leste ini sekaligus menjadi panggung pembuktian nyata atas kualitas dan masa depan cerahnya di kancah sepak bola nasional.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Baca Juga: Kurniawan Dwi Yulianto Peringatkan Timnas Indonesia U-17: Awas 'Gigitan' Harimau Malaya!
Berita Terkait
-
Kurniawan Dwi Yulianto Peringatkan Timnas Indonesia U-17: Awas 'Gigitan' Harimau Malaya!
-
Timnas Indonesia U-17 Menggila! John Herdman Kaget Lihat Agresivitas Garuda Muda
-
Bongkar Taktik Agresif Kurniawan Saat Timnas Indonesia U-17 Bantai Timor Leste
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026: Indonesia dan Vietnam Memimpin
-
Legenda Timnas Indonesia Puji Gol Akrobatik Pemain Garuda Muda ke Gawang Timor Leste
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Mengakhiri Trauma yang Menghantui Sejak 1986
-
Anthony Gordon Jadi Pemain Inggris ke-13 di Barcelona: Siapa yang Paling Sukses?
-
Analisis PSG vs Arsenal: Pressing Tinggi, Serang Sisi Kiri, dan Bertahan Mati-matian
-
Ditebus Rp1,49 T, Anthony Gordon: Sejak Balita Saya Ingin Main untuk Barcelona
-
Jejak Kontroversial 10 Tahun Terakhir Daniel Siebert Wasit Final Liga Champions
-
Final Liga Champions PSG vs Arsenal: 10 Fakta Penting yang Wajib Diketahui
-
Kompetisi Futsal SMA Digelar di 4 Kota, Talenta Muda Berpeluang Dilirik Hector Souto
-
Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Lionel Messi di Ambang Cetak Sejarah Baru Timnas Argentina
-
Pep Guardiola: Liverpool Era Jurgen Klopp Adalah Mimpi Buruk
-
Anthony Gordon ke Camp Nou dengan Mahar Rp1,2 Triliun, Sayap Kiri Barcelona Kian Sengit