- Teja Paku Alam telah mengoleksi 16 clean sheet hingga pekan ke-27, hanya terpaut satu angka untuk menyamai rekor sepanjang masa Yoo Jae-hoon di Liga Indonesia.
- Kiper andalan Persib ini menegaskan bahwa rekor individu bukan prioritas utamanya, melainkan kemenangan tim untuk mengamankan gelar juara.
- Persib Bandung saat ini memimpin klasemen Super League dengan 64 poin, unggul empat angka dari Borneo FC dalam perburuan hattrick juara secara beruntun.
"Yang penting bisa bawa hattrick (juara beruntun) dulu," tegasnya dengan penuh keyakinan.
Peta Persaingan Juara Super League 2026
Ambisi Teja untuk membawa Persib meraih gelar ketiga secara beruntun kini semakin mendekati kenyataan mengingat posisi tim yang masih sangat kokoh di puncak klasemen.
Saat ini kompetisi Super League menyisakan tujuh pertandingan terakhir yang sangat krusial bagi tiga tim papan atas yang saling sikut memperebutkan mahkota juara.
Persib Bandung masih memegang kendali penuh di posisi pertama dengan keunggulan empat poin di atas pesaing terdekatnya, Borneo FC Samarinda.
Selain ancaman dari Pesut Etam, Persija Jakarta juga masih membayangi di posisi ketiga dengan selisih sembilan poin dari skuad asuhan Bojan Hodak tersebut.
Jarak poin yang relatif masih bisa terkejar membuat setiap laga sisa akan terasa seperti partai final bagi Teja Paku Alam dan rekan-rekan setimnya.
Perburuan Gelar Persib
Sebagai informasi, Persib Bandung sedang mengemban misi besar untuk menegaskan dominasi mereka di kasta tertinggi sepak bola tanah air setelah sukses menjuarai dua musim sebelumnya.
Baca Juga: 3 Pemain Gacor di Pekan ke-27 BRI Super League, Satu Pemain Berpotensi Masuk ke Timnas Indonesia?
Jika berhasil mengamankan trofi musim ini, Pangeran Biru akan menjadi tim pertama di era Liga Indonesia modern yang mampu mencatatkan hattrick gelar juara secara berturut-turut.
Tekanan tinggi di pekan-pekan krusial ini menuntut konsistensi lini pertahanan yang dipimpin oleh Teja Paku Alam guna meredam agresivitas tim-tim lawan.
Rekor clean sheet yang kini sedang diburu Teja sebenarnya adalah cerminan dari solidnya organisasi pertahanan Persib yang sangat sulit ditembus oleh barisan penyerang lawan sepanjang musim 2026.
Kini, seluruh mata pencinta sepak bola nasional tertuju pada aksi Teja di sisa tujuh laga terakhir untuk melihat apakah sejarah baru akan tercipta, baik secara individu maupun kolektif bagi klub.
Berita Terkait
-
Sergio Castel Masih Mandul, Bojan Hodak Pasang Badan Bilang Begini
-
Kartu Merah Tak Hentikan Persib! Klok Bongkar Rahasia Kemenangan Maung Bandung
-
Bingung Dukung Persija atau Persib Buat Juara Super League, Rachmat Irianto Kasih Jawaban Tegas
-
Enggan Larut Euforia, Frans Putros Minta Persib Bandung Fokus Hadapi Dewa United
-
Jan Olde Riekerink Ungkap Kunci Tumbangkan Malut United di Ternate
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions