Bola / Bola Indonesia
Senin, 20 April 2026 | 14:47 WIB
Nama Fadly Alberto Hengga tengah menjadi sorotan tajam publik dalam beberapa hari terakhir. [Handout/Dokumentasi PSSI]
Baca 10 detik
  • Fadly Alberto Hengga melakukan tendangan kungfu kepada pemain Dewa United saat laga di Stadion Citarum, 19 April 2026.
  • Aksi kekerasan yang viral di media sosial tersebut menuai kecaman keras serta merusak reputasi profesional sang pemain.
  • Perusahaan Specs resmi memutuskan hubungan kerja sama dengan Fadly Alberto Hengga per tanggal 20 April 2026 sebagai konsekuensi.

Suara.com - Nama Fadly Alberto Hengga tengah menjadi sorotan tajam publik dalam beberapa hari terakhir.

Bukan karena prestasi, melainkan aksi kontroversial yang merugikan dirinya sendiri.

Insiden terjadi saat laga Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20.

Pertandingan tersebut digelar di Stadion Citarum pada 19 April 2026.

Dalam momen panas itu, Fadly melakukan tendangan kungfu kepada pemain lawan.

Kronologi keributan yang terjadi antara Bhayangkara FC U-20 dan Dewa United U-20 melibatkan eks Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Hengga. (Instagram/@futboll.indonesiaa)

Aksi tersebut terjadi setelah pertandingan berakhir dan langsung memicu reaksi keras.

Pemain Dewa United U-20 yang menjadi korban terlihat terjatuh akibat tendangan tersebut.

Tak lama, video kejadian itu viral di berbagai platform media sosial.

Gelombang kecaman dari netizen pun tidak bisa dihindari oleh sang pemain muda.

Baca Juga: Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum

Banyak pihak menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan sikap profesional.

Buntut pertama yang langsung terasa adalah rusaknya reputasi Fadly di mata publik.

Sebagai pemain berlabel Timnas, tindakan ini jelas mencoreng citra dirinya.

Kepercayaan fans dan pencinta sepak bola pun ikut menurun drastis.

Buntut kedua datang dari sektor komersial yang tak kalah merugikan.

Fadly resmi dihentikan dari kerja sama dengan Specs.

Load More