- Pelatih Liam Rosenior menuntut Chelsea meraih kemenangan saat bertandang melawan Brighton pada Rabu (22/4) demi menjaga peluang Liga Champions.
- Chelsea wajib bangkit dari tren negatif setelah menelan empat kekalahan beruntun yang menahan mereka di peringkat keenam klasemen.
- Pertandingan di Stadion American Express ini menjadi momen emosional bagi Rosenior karena menghadapi mantan klubnya, Brighton & Hove Albion.
Suara.com - Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, menuntut anak asuhnya untuk segera keluar dari tren negatif demi menjaga peluang finis di lima besar dan meraih tiket ke Liga Champions musim depan.
Chelsea dijadwalkan bertandang ke markas Brighton & Hove Albion pada pekan ke-34 Liga Inggris 2025/2026 di Stadion American Express, Rabu (22/4) pukul 02.00 WIB. Dalam laga ini, kemenangan menjadi harga mati jika mereka ingin tetap bersaing menuju kompetisi Eropa.
“Sekarang ini soal karakter; soal bangkit. Ini tentang siapa yang mau, di momen sulit, berdiri membela seragam dan berjuang. Itu yang saya cari besok," kata Rosenior, dikutip dari laman resmi Chelsea, Selasa.
“Tapi saya percaya pada mereka, dan saya yakin kami bisa melewati periode ini dengan jauh lebih kuat, tapi kami harus melewati fase ini dengan benar sekarang," tambah dia.
Saat ini, The Blues terancam gagal tampil di kompetisi elite Eropa musim depan. Mereka tertahan di posisi keenam dengan 48 poin, terpaut tujuh angka dari Liverpool yang menempati peringkat kelima.
Rentetan hasil buruk menjadi penyebab utama kondisi tersebut. Chelsea gagal meraih poin sekaligus kesulitan mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir, dimulai dari kekalahan 0-1 atas Newcastle United, kemudian 0-3 dari Everton, 0-3 melawan Manchester City, hingga terakhir takluk 0-1 dari Manchester United.
“Targetnya adalah melangkah sejauh mungkin,” ucap Rosenior. “Satu-satunya cara adalah fokus ke pertandingan berikutnya. Kami harus datang ke laga melawan Brighton dengan mentalitas untuk menang," tambah dia.
Pertandingan kontra Brighton juga memiliki makna tersendiri bagi Rosenior. Klub tersebut merupakan tim terakhir yang ia bela sebelum memutuskan pensiun sebagai pemain.
Ia menghabiskan tiga musim terakhir kariernya bersama Brighton dan turut berkontribusi membawa tim itu promosi ke kasta tertinggi Inggris pada 2017, mengakhiri penantian selama 34 tahun. Sejak saat itu, Brighton mampu bertahan di level tertinggi.
Baca Juga: Debut bersama Liverpool, Freddie Woodman Tidak Menyangka Langsung di Derbi Merseyside
Laga ini diprediksi akan terasa emosional bagi Rosenior karena harus menghadapi sekaligus berusaha mengalahkan mantan timnya, yang juga tengah bersaing untuk tiket kompetisi Eropa.
Saat ini, Brighton menempati posisi kesembilan dengan 47 poin, hanya terpaut satu angka dari Chelsea. Poin tersebut juga sejajar dengan Brentford dan Bournemouth yang berada di peringkat ketujuh dan kedelapan.
“Saya punya masa yang spesial di sana,” ujar Rosenior saat ditanya soal kenangannya di Brighton antara 2015 hingga 2018.
“Klub itu dipenuhi, dan masih dipenuhi, orang-orang yang sangat baik. Saya tidak terkejut melihat perkembangan klub ini," tutup dia.
(Antara)
Berita Terkait
-
Debut bersama Liverpool, Freddie Woodman Tidak Menyangka Langsung di Derbi Merseyside
-
Superkomputer Prediksi Juara Liga Inggris Musim Ini, Arsenal atau Manchester City?
-
Kalah dari Manchester City, Opta Sebut Peluang Arsenal Juara Liga Inggris Masih 73 Persen
-
Kalahkan Arsenal, Pep Guardiola: Siapa di Puncak Liga? Bukan Kami
-
Kalahkan Arsenal, Pep Guardiola Justru Pesimistis Manchester City Juara di Akhir Musim?
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Rodri Dipastikan Absen saat Melawan Burnley
-
Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.
-
Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya
-
Fadly Alberto Siap Terima Sanksi Tegas dari Komite Disiplin PSSI
-
Cerita Legenda Barcelona di Jakarta: Blusukan ke Kota Tua, Terpesona Wayang dan Topeng
-
Persib Bandung Ditahan Dewa United, Ini Respon Santai Eliano Reijnders
-
Elkan Baggott dan 2 Pemain Abroad Lain yang Bisa Main di Liga Elite Eropa Musim Depan
-
Debut bersama Liverpool, Freddie Woodman Tidak Menyangka Langsung di Derbi Merseyside
-
Persib Kebobolan 4 Gol dalam 2 Laga, Ini Kata Bojan Hodak
-
Lamine Yamal Berhasil Samai Johan Cruyff