Bola / Bola Indonesia
Rabu, 22 April 2026 | 14:55 WIB
Laga PSIM vs Persija di Super League mendadak pindah ke Bali. Pelatih Mauricio Souza andalkan taktik kolektif demi redam Ze Valente dan raih 3 poin krusial di jalur juara. (persija.id)
Baca 10 detik
  • Pertandingan pekan ke-29 antara PSIM dan Persija resmi dipindah ke Stadion Kapten I Wayan Dipta karena masalah izin keamanan dari kepolisian di Bantul.
  • Pelatih Persija Mauricio Souza mengakui persiapan terganggu karena perjalanan mendadak ke Bali, namun timnya termotivasi penuh usai raih dua kemenangan beruntun.
  • Persija Jakarta membidik 3 poin demi menempel Persib dan Borneo FC dengan mengandalkan permainan kolektif untuk mematikan pergerakan Ze Valente dan Ezequiel Vidal.

Suara.com - Skuad Persija Jakarta pantang mundur dalam perburuan gelar juara Super League 2025/2026 meski harus menghadapi jadwal perjalanan mendadak yang jauh di luar rencana awal.

Pelatih Mauricio Souza menegaskan timnya siap meredam bahaya dari pemain bintang seperti Ze Valente dan Ezequiel Vidal demi meraup tiga poin penuh atas PSIM Yogyakarta.

Mengandalkan kolektivitas tim ketimbang taktik individu, Macan Kemayoran bertekad menjadikan pemindahan lokasi laga ke Bali sebagai panggung pembuktian mental juara di tengah situasi yang kurang ideal.

Drama Pemindahan Venue ke Bali

Stadion Bali United, Kapten I Wayan Dipta difoto dari udara. (Twitter/@idextratime)

Pertarungan krusial pekan ke-29 ini resmi dipindah ke Stadion Kapten I Wayan Dipta pada hari ini, Rabu (22/4/2026).

Keputusan drastis tersebut terpaksa diambil usai panitia pelaksana gagal mengantongi izin keamanan dari kepolisian di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Perubahan lokasi yang sangat mendadak ini tentu saja memberikan efek kejut bagi manajemen waktu kubu tamu.

Mauricio Souza secara terbuka mengakui bahwa masa persiapan anak asuhnya menjadi cukup terganggu akibat faktor jarak.

"Persiapan untuk pertandingan ini cukup terbatas karena jeda dari laga sebelumnya ke pertandingan di Bali tidak terlalu panjang," kata Mauricio Souza.

Baca Juga: Persib Bandung Ditahan Dewa United, Ini Respon Santai Eliano Reijnders

Menolak Panik Hadapi Kelelahan

Pelatih Mauricio Souza. (ileague.id)

Staf pelatih sejatinya sama sekali tidak memasukkan rute penerbangan jauh ke Pulau Dewata dalam agenda awal mereka.

"Kami juga tidak memperhitungkan perjalanan jauh ke Bali karena awalnya kami mengira akan bermain di Jogja. Namun, waktu yang ada tetap kami manfaatkan sebaik mungkin untuk melakukan persiapan," jelasnya.

Kendati dihadapkan pada ujian fisik dan logistik, Persija Jakarta datang dengan dada membusung berkat rekam jejak mentereng di lapangan hijau.

Skuad ibu kota ini baru saja mengantongi modal psikologis luar biasa usai membungkam Persebaya Surabaya dan PSBS Biak secara beruntun.

Kemenangan menjadi harga mati jika mereka ingin terus memberikan tekanan nyata kepada Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda di pucuk klasemen.

Load More