Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 25 April 2026 | 12:12 WIB
Pelatih Persib, Bojan Hodak didampingi Yaya Sunarya dan Fitrah Maulana. (Rahman)
Baca 10 detik
  • Persib Bandung tertahan di posisi puncak klasemen dengan raihan total 66 poin saat ini.

  • Tim asuhan Bojan Hodak gagal mencetak gol meski melepaskan total 28 tembakan ke gawang.

  • Maung Bandung wajib memenangkan lima laga tersisa untuk mengamankan gelar juara liga musim ini.

Suara.com - Perjuangan Persib Bandung untuk meraih gelar juara BRI Super League 2025/2026 sedikit tersendat, setelah ditahan imbang Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (24/4/2026).

Hasil imbang tanpa gol pada pekan ke-29 kompetisi BRI Super League 2025/2026 ini, membuat Persib mengoleksi 66 poin.

Persib memiliki selisih tiga poin dari Borneo FC yang berada di peringkat dua dan baru akan melakoni pertandingan pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026, Sabtu (25/4/2026).

Duel Persib Bandung vs Arema FC dalam laga pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Stadion GBLA, Bandung, Jumat (24/4/2026). [Fok. IG Persib Bandung]

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, kecewa dengan hasil imbang tersebut, karena skuad Maung Bandung menargetkan kemenangan guna menjaga posisi di puncak klasemen.

Meski kecewa, Bojan Hodak menilai ada sisi positif dan negatif dari pertandingan kontra Arema FC yang bisa dijadikan bahan evaluasi untuk laga selanjutnya.

Bojan mengatakan, dari segi pertahanan anak asuhnya tampil bagus dan menurutnya tidak ada ancaman berarti ke gawang skuad Maung Bandung yang dikawal oleh Fitrah Maulana.

Hadapi Enam Laga Sisa, Bojan Hodak Pastikan Persib Tak Tertekan. [Dok. Suara.com/Rahman]

"Di setiap pertandingan, ketika terpuruk, maka anda harus melihat hal baik dan yang buruk," ucap Bojan Hodak usai pertandingan.

"Bagi kami, secara pertahanan kami memainkan permainan yang baik. Saya tidak melihat Arema mendapatkan peluang," kata Bojan Hodak menambahkan.

Kemudian, untuk lini tengah Bojan Hodak menilai pasukannya kesulitan mengembangkan permainan, lantaran Arema FC bermain bertahan.

Baca Juga: Jadi Pahlawan Saat Tahan Imbang Persija, Kiper PSIM Yogyakarta Memilih Merendah

"Untuk lini tengah, mereka kesulitan bermain karena lawan melakukan parkir bus," ujarnya.

Sedangkan lini depan Persib, memiliki banyak peluang bahkan jumlahnya mencapai puluhan, namun dari sekian peluang tidak ada yang dapat dimaksimalkan menjadi gol. 

Sehingga, pada pertandingan pekan ke-29 kompetisi BRI Super League 2025/2026 skuad Maung Bandung harus puas berbagi poin dengan Arema FC.

"Kami memiliki banyak peluang, kami melepaskan 28 tendangan ke gawang tapi kami tidak bisa mencetak gol. Tentu saja ini membuat frustasi. Tapi kalian harus menghormati Arema juga karena seringkali bertahan dengan sembilan hingga 10 pemain," ucapnya.

"Kadang, saat mendapat peluang, maka anda harus bisa mencetak gol. Kami punya beberapa peluang bagus tapi kami tidak bisa mencetak gol," tegasnya.

Pelatih asal Kroasia ini menyadari, hasil imbang dengan Arema FC membuat Persib masih berada di puncak klasemen sementara BRI Super League 2025/2026.

Load More