- Timnas Swiss yang dilatih Murat Yakin akan tampil pada Piala Dunia 2026 dengan mengandalkan pengalaman Granit Xhaka.
- Swiss lolos ke Piala Dunia 2026 setelah berhasil finis sebagai juara grup pada babak kualifikasi zona UEFA.
- Tim berperingkat FIFA 19 ini mengandalkan organisasi pertahanan solid serta kombinasi pemain senior dan talenta muda berbakat.
Swiss menunjukkan performa cukup solid dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026.
Pada laga kualifikasi terakhir melawan Slovenia, Swiss bermain imbang tanpa gol.
Swiss kemudian bangkit dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Swedia.
Namun, laga terakhir kualifikasi menghadirkan tantangan berat saat menghadapi Kosovo, Swiss ditahan imbang 1-1.
Memasuki 2026, Swiss menjalani dua laga uji coba. Pertama kalah 3-4 dari Jerman, sementara di laga kedua bermain imbang 0-0 Norwegia.
5 Laga Terakhir Swiss:
- Menang: 1 kali
- Imbang: 3 kali
- Kalah: 1 kali
Pemain Kunci Timnas Swiss
Granit Xhaka (gelandang)
Kapten sekaligus ikon tim, Granit Xhaka, masih menjadi motor permainan Swiss.
Baca Juga: Jeremy Doku Bakal Tunjukkan Taring Generasi Baru Timnas Belgia Saat Hadapi Grup G Piala Dunia 2026
Pemain dengan 144 caps itu memegang rekor penampilan terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Swiss.
Ardon Jashari (gelandang)
Jika dipanggil Murat Yakin, pemain berusia 23 tahun ini bisa jadi salah satu harapan baru untuk Swiss di Piala Dunia 2026.
Pemain kelahiran 30 Juli 2002 tersebut dikenal sebagai gelandang modern dengan kemampuan distribusi bola, agresivitas, dan visi bermain yang matang.
Pada 6 Agustus 2025, Jashari resmi bergabung dengan AC Milan dengan kontrak lima tahun. Terbaru, Jashari dirumorkan tenga didekati Juventus.
Kekuatan dan Kelemahan Timnas Swiss
Kekuatan Swiss: Organisasi Permainan dan Mental Tanding
Swiss menunjukkan kualitas utama mereka saat membantai Swedia 4-1 pada November 2025.
Dalam laga itu, Swiss tampil agresif, efektif, dan mampu memanfaatkan transisi dengan sangat baik.
Kombinasi pengalaman Granit Xhaka, ketenangan Manuel Akanji, dan fleksibilitas lini tengah membuat mereka sulit ditembus.
Pertahanan tetap menjadi identitas utama Swiss. Dalam lima laga terakhir, mereka hanya kebobolan enam gol, dengan dua clean sheet saat menghadapi Slovenia dan Norwegia.
Kelemahan Swiss: Ketergantungan pada Pemain Lama
Meski tetap kompetitif, Swiss mulai menunjukkan tanda-tanda stagnasi.
Swiss kesulitan mencetak gol saat menghadapi lawan yang bermain rapat seperti Slovenia dan Norwegia.
Produktivitas serangan Swiss juga masih terlalu bergantung pada pemain senior seperti Xhaka dan Breel Embolo.
Ketika tekanan tinggi datang, kreativitas lini depan kerap menurun.
Masalah lain terlihat saat Swiss menghadapi Jerman dalam laga uji coba Maret 2026.
Meski mampu mencetak tiga gol, pertahanan mereka terlihat rapuh menghadapi serangan cepat dan kombinasi intensitas tinggi.
Fakta Menarik Timnas Swiss:
- Swiss bukan tim asing di Piala Dunia. Negara Alpen itu sudah tampil 13 kali di ajang empat tahunan tersebut
- Di era modern, Swiss hampir selalu lolos ke fase gugur. Mereka mencapai babak 16 besar pada 1994, 2006, 2014, 2018, dan 2022.
- Salah satu catatan paling unik tercipta di Piala Dunia 2006. Swiss tersingkir lewat adu penalti melawan Ukraina tanpa kebobolan satu gol pun sepanjang turnamen.
Berita Terkait
-
Jeremy Doku Bakal Tunjukkan Taring Generasi Baru Timnas Belgia Saat Hadapi Grup G Piala Dunia 2026
-
Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?
-
Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda
-
Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi
-
Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026
-
Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9
-
KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!
-
Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026