Bola / Bola Dunia
Kamis, 07 Mei 2026 | 18:15 WIB
Kisah Bobby Moore, kapten legendaris Timnas Inggris yang membawa negaranya juara Piala Dunia 1966 dan dikenang sebagai simbol fair play sepak bola dunia. [Dok. FIFA]
Baca 10 detik
  • Bobby Moore merupakan bek legendaris yang sukses memimpin timnas Inggris menjuarai Piala Dunia tahun 1966 di negara tersebut.
  • Moore mencatatkan sejarah sebagai kapten termuda Inggris pada usia 22 tahun dan menjadi simbol ketenangan serta sportivitas.
  • Sepanjang kariernya hingga 1973, Moore diakui sebagai salah satu bek terbaik dunia berkat kemampuan membaca permainan yang luar biasa.

Empat tahun kemudian di Piala Dunia 1970, Bobby Moore kembali mencuri perhatian meski Inggris kalah 0-1 dari Brasil.

Tekel bersihnya terhadap Jairzinho menjadi salah satu momen paling dikenang dalam sejarah sepak bola. Selain itu, foto Moore bertukar jersey dengan Pele juga dianggap sebagai simbol sportivitas dunia sepak bola.

Legenda Celtic, Jock Stein, bahkan menyebut Moore sebagai pemain yang mampu membaca permainan jauh sebelum orang lain.

“Dia tahu apa yang akan terjadi 20 menit sebelum orang lain,” ujar Stein.

Pele dan Franz Beckenbauer juga mengakui Moore sebagai salah satu bek terbaik sepanjang masa.

Sir Alf Ramsey bahkan menyebut Moore sebagai “jiwa dan detak jantung tim” Inggris.

“Tanpanya Inggris tidak akan pernah memenangkan Piala Dunia,” kata Ramsey.

Warisan Abadi Bobby Moore

Selama memperkuat Timnas Inggris pada 1962-1973, Bobby Moore mencatatkan 108 penampilan dan mencetak dua gol.

Baca Juga: Hossam Hassan, Legenda Mesir dengan Prestasi Mentereng yang Lampaui Mohamed Salah

Moore meninggal dunia pada 24 Februari 1993 akibat kanker usus di usia 51 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola.

Kini, patung perunggu Bobby Moore berdiri di luar Stadion Wembley sebagai penghormatan untuk salah satu legenda terbesar dalam sejarah sepak bola Inggris.

Load More