- Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, menjadikan nilai perjuangan sang nenek sebagai fondasi identitasnya dalam membela negara Indonesia.
- Pengalaman hidup neneknya yang bertahan pada masa Perang Dunia II menjadi inspirasi Paes dalam menjunjung nilai persatuan.
- Paes berkomitmen membawa misi kesetaraan dan semangat Bhinneka Tunggal Ika melalui penampilannya bersama Timnas Indonesia di kancah internasional.
Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, tidak hanya berperan sebagai penjaga gawang, tetapi juga membawa nilai persatuan dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Lahir dan besar di Belanda, ia menemukan akar identitasnya melalui kisah sang nenek.
Sang nenek pernah menjadi korban Perang Dunia II dan mengalami masa sulit di kamp interniran Jepang saat masih anak-anak. Pengalaman tersebut membentuk karakter kuat yang diwariskan kepada Paes.
Ia kerap mendengar cerita tentang perjuangan sang nenek bertahan hidup dan nilai untuk tidak membenci serta menghargai perbedaan.
“Nenek saya selamat dari Perang Dunia II dan mengajarkan saya tentang Pancasila,” ujar Paes dikutip dari NU.nl, Selasa (12/5/2026).
Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam kehidupannya, baik secara pribadi maupun profesional.
Makna Membela Timnas Indonesia
Bagi Paes, mengenakan jersey Timnas Indonesia bukan sekadar pencapaian karier, melainkan tanggung jawab moral untuk menjaga warisan keluarga.
Ia menilai Indonesia sebagai contoh negara yang menjunjung kesetaraan antaragama dan latar belakang.
“Di Indonesia, semua diperlakukan setara. Dalam hal itu, Indonesia adalah contoh bagi dunia,” tegasnya.
Baca Juga: Grup Neraka Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Terjepit Antara Raksasa Jepang dan Ancaman Thailand
Setiap kali tampil di lapangan, Paes merasa sedang menjalankan misi untuk membawa semangat persatuan, baik di level internasional maupun di kompetisi Eropa.
Ia berkomitmen terus berkontribusi bagi Timnas Indonesia dan menjadikan warisan sang nenek sebagai inspirasi bagi generasi muda.
Berita Terkait
-
Pelatih Baru Segera Datang, Kolumnis Belanda Sarankan Ajax Coret Maarten Paes
-
Kabar Buruk di Balik Fakta Gelandang Man City Mau Kenakan Jersey Timnas Indonesia
-
John Herdman Putar Otak Bikin Timnas 'Selevel' Jepang, Exco PSSI: Santai Saja
-
Persija Siap Rombak Sektor Kiper, Penjaga Gawang Berlabel Timnas Indonesia Jadi Incaran
-
Publik Jepang Ramai-ramai Doakan Timnas Indonesia Tumbangkan Qatar di Piala Asia 2027
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!
-
Jadwal Final Coppa Italia Inter vs Lazio: Misi Double Winner Nerazzurri
-
Tertampar Fakta! Maarten Paes Miris Lihat Realita Sepak Bola Akar Rumput Indonesia