-
Lennart Karl menjadi tumpuan baru Jerman di Piala Dunia 2026 menggantikan Serge Gnabry.
-
Vincent Kompany berhasil mentransformasi Lennart Karl menjadi pemain yang lebih disiplin dalam bertahan.
-
Harry Kane memuji kemampuan Lennart Karl dalam membongkar pertahanan lawan yang sangat rapat.
Suara.com - Ambisi Jerman meraih kejayaan di Amerika Utara kini bertumpu pada pundak pemuda belia, Lennart Karl. Wonderkid Bayern Munich ini resmi menjadi pusat perhatian dunia setelah debut internasionalnya yang fenomenal Maret lalu.
Nilai baru muncul karena Karl bukan sekadar pengganti posisi Serge Gnabry yang tengah dibekap cedera. Ia membawa dimensi taktis berbeda lewat fleksibilitas peran sebagai gelandang serang maupun penyerang sayap kanan.
Ketajaman Karl terbukti lewat kontribusi lima gol dan lima assist dalam kompetisi Bundesliga musim ini. Efektivitasnya di level Eropa bahkan lebih mengejutkan dengan torehan empat gol di Liga Champions UEFA.
Vincent Kompany berhasil mengubah gaya main Karl menjadi lebih disiplin dalam membantu pertahanan tim. Pelatih asal Belgia tersebut menempa sisi defensif sang pemain agar menjadi pesepak bola yang komplet.
Ketangguhan fisik dan mental Karl diuji saat menghadapi lawan yang menerapkan sistem pertahanan rendah. Visi bermainnya dianggap mampu membongkar blokade pertahanan lawan yang kerap menyulitkan tim-tim raksasa Eropa.
“Dia memberikan kesan yang cemerlang. Dia sedikit agresif, namun tetap rendah hati. Dia memiliki bakat untuk berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat dan menemukan celah di lapangan,” ujar pelatih Jerman Julian Nagelsmann dikutip dari laman FIFA.
Komentar senada datang dari rekan setimnya di tim nasional yang memuji konsistensi performa Karl. Bakat alaminya dianggap sebagai aset masa depan yang akan memberikan banyak kebahagiaan bagi pendukung Der Panzer.
“Dia adalah pemain top dan sangat luar biasa untuk bermain bersamanya. Dia akan memberi kita banyak alasan untuk tersenyum di tahun-tahun mendatang,” ungkap Florian Wirtz.
Gaya permainan Karl yang meledak-ledak sering disamakan dengan legenda Bayern Munich asal Prancis, Franck Ribery. Ketenangan luar biasa di usia muda membuatnya menjadi pembeda dalam situasi satu lawan satu yang krusial.
Baca Juga: Tumbang Sebelum Perang, Timnas Jepang Terancam Tanpa Dua Bintang Eropa di Piala Dunia 2026
Deniz Undav menilai Karl memiliki kepercayaan diri tinggi yang jarang dimiliki oleh pemain seusianya sekarang. Energi besar yang dibawa ke lapangan memberikan dampak positif bagi dinamika serangan tim secara keseluruhan.
“Dia agak mirip dengan model Franck Ribery. Dia pemain yang luar biasa: dia sangat tenang untuk usianya, dia bermain dengan penuh percaya diri dan dia membawa energi yang besar. Dia pria yang hebat,” tegas Deniz Undav.
Kompany menekankan bahwa dedikasi Karl di sesi latihan menjadi kunci utama kenaikan kelas sang pemain. Kerja keras harian tersebut membuahkan performa tingkat tinggi yang konsisten sepanjang musim kompetisi berlangsung saat ini.
“Dia bekerja sangat keras, selalu fokus – termasuk selama latihan dan pertemuan tim, serta dalam pertandingan – dan menghasilkan performa kelas atas setiap hari. Dia berada di jalur yang benar dalam banyak hal,” kata bos Bayern Munich Vincent Kompany.
Kehadiran Karl di lini depan memberikan opsi bagi Harry Kane untuk lebih bebas bergerak. Kelincahan Karl dalam ruang sempit menjadi senjata utama saat menghadapi lawan yang menggunakan formasi 5-4-1.
Pemain ini mampu membuka ruang bagi rekan setimnya dengan kemampuan dribel yang sangat mematikan lawan. Kecepatan transisinya membantu Bayern Munich dan Jerman tetap kompetitif dalam situasi tekanan tinggi di lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Rudi Garcia Puji Peran Pemain Senior Usai Belgia Tekuk Selandia Baru 5-1
-
Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air
-
Pelatih Norwegia Akui Kehebatan Ousmane Dembele: Sentuhan Bolanya Begitu Sempurna
-
Zico Ingatkan Timnas Brasil Waspadai Kekuatan Jepang di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Akhir Tragis Irak: Dulu Bantai Timnas Indonesia, Berakhir Bulan-bulanan di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Ousmane Dembele Menggila, Perancis Gasak Norwegia 4-1 dan Puncaki Klasemen
-
Brasil Tangguh! Timnas Futsal Indonesia U-17 Digelontor Sembilan Gol di Spanyol
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kata-kata Ajdin Hrustic Bawa Timnas Australia Cetak Sejarah Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026