-
Giovanni Reyna berjuang pulih dari cedera demi masuk skuad Piala Dunia Amerika Serikat.
-
Mauricio Pochettino akan menentukan nasib 26 pemain pilihan pada tanggal 26 Mei mendatang.
-
Reyna menekankan pentingnya pengalaman kolektif setelah belajar dari kegagalan di Piala Dunia Qatar.
Suara.com - Giovanni Reyna kini terjebak dalam perlombaan melawan waktu untuk membuktikan kelayakan fisiknya kepada pelatih Mauricio Pochettino.
Eksistensinya di skuad Piala Dunia 2026 menjadi pertaruhan besar mengingat riwayat cedera panjang yang terus menghantui performa puncaknya.
Dikutip dari ESPN, gol perdana Reyna untuk Borussia Monchengladbach baru-baru ini bukan sekadar angka di papan skor, melainkan sinyal kebangkitan.
Meski belum mampu bermain penuh selama 90 menit, ia mengklaim telah melakukan pemulihan intensif selama 24 jam penuh.
"Tentu saja, dengan cedera ini, rasanya menyebalkan dan Anda tidak pernah ingin cedera, tetapi saya mencoba mengambil apa yang saya bisa dari setiap cedera," kata Reyna.
"Saya tidak beruntung dengan cedera tersebut, tetapi saya merasa baik sekarang. Saya melakukan semua yang saya bisa 24 jam sehari untuk tetap bugar dan memberikan segalanya dalam latihan dan pemulihan."
Ketegangan meningkat di internal Timnas AS karena Pochettino dikenal sebagai pelatih yang tidak berkompromi soal kesiapan fisik pemain.
Reyna menyadari bahwa reputasi besar tidak akan melindunginya dari pencoretan jika ia gagal menunjukkan konsistensi dalam latihan.
"Saya pikir secara individu akan sangat luar biasa untuk melakukan sesuatu dengan tim nasional; tim ini sangat berarti bagi saya. Saya memiliki momen-momen yang sangat bagus dengan tim ini selama beberapa tahun terakhir, jadi, saya ingin berada di sana, memberikan dampak pada tim. Adalah impian untuk mewakili negara saya di Piala Dunia," tuturnya.
Baca Juga: 12 Tim Calon Juara Piala Dunia 2026 dari Masing-masing Grup, Messi vs Ronaldo Bisa Terjadi
"Saya pikir itu ada di pikiran semua orang. Tidak ada tempat yang dijamin atau aman, tapi ya, saya ingin berada di sana. Ini adalah Piala Dunia di negara asal Anda. Anda sering memikirkannya, tetapi saya mencoba untuk tidak membiarkannya menguasai hari saya dan membuat saya terlalu stres, tetapi itu ada di benak saya, seperti yang saya yakin dengan banyak pemain lain."
"Saya ingin berada di sana, saya ingin mewakili negara saya dan memberikan segalanya untuk tim," tambah Reyna menegaskan ambisinya.
Sentimen kegagalan di Qatar 2022 menjadi motivasi tambahan bagi Reyna untuk membawa perubahan signifikan pada turnamen mendatang.
Ia mengakui bahwa kematangan mental tim saat ini jauh lebih baik dibandingkan saat mereka ditumbangkan Belanda di babak 16 besar.
Ketika ditanya apakah dia sudah cukup berbuat untuk masuk ke 26 besar, Reyna menjawab hati-hati.
"Jika saya bilang tidak, saya tidak mendukung diri saya sendiri," katanya. "Dan jika saya bilang ya, itu adalah jawaban sombong di mana saya merasa harus berada di sana. Itu pertanyaan yang sulit dijawab."
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
19 Gol Lionel Messi di Piala Dunia, La Pulga Tetap Sanjung Ronaldo
-
Piala Dunia Itu Kejam! Pesan Mendalam Fabio Cannavaro Usai Timnas Uzbekistan Tersingkir
-
Lawan Tanjung Verde di Babak 32 Besar Lionel Scaloni Peringatkan Lionel Messi Cs
-
dengan Hati yang Hancur, Kekasih Cody Gakpo Bagikan Kabar Duka di Tengah Piala Dunia 2026
-
Harry Kane Sah Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia, Rekor Legendaris Ini Tumbang
-
Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Tekuk Yogyakarta, Surabaya Rebut Tempat Ketiga