- Zinedine Zidane membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 dengan mencetak dua gol krusial ke gawang Brasil di laga final.
- Prancis gagal total pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang akibat absennya Zidane karena mengalami cedera.
- Zidane mengakhiri karier sepak bolanya setelah menerima kartu merah pada laga final Piala Dunia 2006 melawan timnas Italia.
Suara.com - Dalam dunia sepak bola, hanya sedikit sosok yang bisa menyamai pencapaian Zinedine Zidane. Lebih sedikit lagi yang mampu meninggalkan warisan sebesar dirinya, baik lewat prestasi maupun gaya bermain yang begitu elegan.
Legenda Timnas Prancis itu dikenal bukan hanya karena trofi, tetapi juga karena cara bermainnya yang penuh ketenangan dan keindahan.
“Keanggunan seorang maestro Prancis seperti Zinedine Zidane. Dia menguasai bola, menjadi tontonan berjalan dan bermain seolah memakai sarung tangan sutra di kedua kakinya,” kata legenda Real Madrid, Alfredo Di Stefano.
1998: Dari Pemain Prancis Menjadi Ikon Dunia
Tahun 1998 menjadi titik perubahan besar dalam karier Zidane. Setelah tampil cukup baik di Euro 1996, Zidane dipanggil pelatih Aimé Jacquet untuk membela Prancis di Piala Dunia FIFA 1998 yang digelar di negaranya sendiri.
Pada penampilan pertamanya di Piala Dunia, Zidane tampil luar biasa dan membawa Prancis melaju hingga final menghadapi Timnas Brasil yang saat itu lebih difavoritkan.
Di laga puncak pada 12 Juli 1998, Zidane mencetak dua gol yang membantu Prancis menang telak atas Brasil. Dua gol tersebut menjadi gol pertamanya di Piala Dunia sekaligus mengubah dirinya menjadi ikon sepak bola dunia.
Malam itu, Zidane tak hanya mengangkat trofi Piala Dunia, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi pemain berikutnya dan seluruh masyarakat Prancis.
2002: Juara Bertahan yang Gagal Total
Baca Juga: John Herdman Pasang Standar Tinggi: Hanya Pemain Liga Top Eropa yang Layak Bela Timnas Indonesia!
Empat tahun kemudian, Prancis datang ke Piala Dunia FIFA 2002 di Korea Selatan dan Jepang dengan status juara dunia sekaligus juara Eropa.
Namun, turnamen itu berubah menjadi mimpi buruk bagi Les Bleus.
Cedera membuat Zidane absen pada dua laga awal fase grup. Tanpa sang maestro, Prancis tampil buruk dan tersingkir tanpa mencetak satu gol pun.
Hasil tersebut membuat Prancis tercatat sebagai juara bertahan pertama dalam sejarah Piala Dunia yang gagal mencetak gol di turnamen berikutnya.
2006: Akhir Karier yang Tak Terlupakan
Saat tampil di Piala Dunia FIFA 2006 di Jerman, banyak pemain senior Prancis sudah pensiun dan tim datang dengan penuh keraguan.
Berita Terkait
-
John Herdman Pasang Standar Tinggi: Hanya Pemain Liga Top Eropa yang Layak Bela Timnas Indonesia!
-
Upaya Terakhir AS Gagalkan Timnas Iran ke Piala Dunia 2026! Team Melli Tertahan di Turki
-
Strategi John Herdman Memburu Pemain Diaspora Level Grade A Demi Piala Dunia 2030
-
Doa Jahat Warga AS untuk Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Datang Kalah Lalu Gak Pulang
-
Saya Belum Berani Sentuh Bola! Lamine Yamal Bikin Spanyol Panik Jelang Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
John Herdman Minta Timnas Indonesia Tetap Rendah Hati Meski Sapu Bersih FIFA Matchday Juni
-
Viral Beckham Putra Hampir Ribut dengan Penonton usai Timnas Indonesia vs Mozambik
-
John Herdman Cetak Rekor Sama Seperti Shin Tae-yong Usai Gebuk Oman dan Mozambik
-
Kata-kata Ole Romeny Cetak Gol Tunggal Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik
-
Pelatih Vietnam Mata-matai Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, John Herdman Singgung Pemain Eropa
-
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Persija, Erick Thohir: Makin Banyak Pelatih Bagus di Liga Indonesia
-
Menang Tipis dari Mozambik, John Herdman Soroti Lemahnya Penyelesaian Akhir Timnas Indonesia
-
Pelatih Mozambik: Saya Yakin Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas
-
Hasil Timnas Indonesia vs Mozambik: Skuad Garuda Susah Payah Raih Kemenangan