- Southampton dijatuhi sanksi oleh EFL karena terbukti memata-matai sesi latihan lawan secara ilegal sepanjang musim ini.
- Aksi tersebut merugikan beberapa klub termasuk Oxford United dan Ipswich Town melalui perekaman video sesi tertutup.
- Akibat pelanggaran itu, Southampton didiskualifikasi dari final playoff promosi dan mendapat hukuman pengurangan empat poin liga.
Suara.com - Skandal besar mengguncang kompetisi Championship setelah Southampton resmi dijatuhi hukuman berat akibat terbukti memata-matai sesi latihan lawan secara ilegal.
Menariknya, dua klub yang diperkuat pemain Timnas Indonesia ikut menjadi korban dalam kasus tersebut.
Dua klub yang dimaksud ialah Oxford United yang diperkuat Ole Romeny serta Ipswich Town yang dibela Elkan Baggott.
Dilansir dari The Athletic, pihak EFL selaku operator Championship menyatakan Southampton terbukti melanggar aturan terkait pengambilan video latihan tertutup lawan tanpa izin.
Dalam regulasi EFL, setiap klub dilarang memantau ataupun mencoba mengamati sesi latihan lawan dalam kurun waktu 72 jam sebelum pertandingan berlangsung.
Kasus ini pertama kali mencuat pada 7 Mei setelah Middlesbrough melaporkan adanya dugaan aktivitas mencurigakan dari seorang analis Southampton menjelang semifinal playoff promosi.
Menurut laporan BBC, sosok tersebut terlihat berada di area latihan Rockliffe Park sambil merekam sesi latihan menggunakan ponsel dan headphone.
Middlesbrough bahkan menduga rekaman itu disiarkan secara langsung melalui panggilan video.
Ketika dipergoki staf Middlesbrough, pria tersebut menolak memperlihatkan identitasnya dan langsung menghapus data di ponselnya sebelum pergi meninggalkan lokasi.
Baca Juga: Petinggi Garudayaksa FC Resmi Ditunjuk sebagai Chairman Baru Oxford United
Belakangan, identitas pria tersebut terungkap sebagai William Salt, seorang pekerja magang yang disebut memiliki hubungan dekat dengan staf kepelatihan Southampton.
Kasus itu kemudian berkembang setelah ditemukan fakta bahwa Oxford United dan Ipswich Town juga menjadi korban aksi pengintaian Southampton pada musim ini.
Oxford disebut menjadi target pemantauan pada Desember 2025, sementara Ipswich mengalami kejadian serupa pada April lalu.
Akibat pelanggaran tersebut, EFL menjatuhkan sanksi tegas kepada Southampton.
Klub berjuluk The Saints itu dicabut haknya tampil di final playoff promosi Championship musim ini.
Tak hanya itu, Southampton juga mendapat hukuman pengurangan empat poin untuk awal musim Championship berikutnya.
Berita Terkait
-
Sumsel United Kampiun Edisi Pertama EPA Championship, ILeague Angkat Topi Kompetisi Lancar
-
Ipswich Town Promosi ke Premier League, Posisi Elkan Baggott Justru Terancam Terpinggirkan
-
RRQ Juara Delta Force National Championship Season 2, Sapu Bersih Turnamen Tanpa Kekalahan
-
I.League Upayakan Persija ke ASEAN Club Championship meski Gagal Finis Dua Besar Super League
-
Daftar 11 Klub Championship Gagal Lolos Lisensi, Operator Siapkan Hukuman Minus Poin
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Putra Bojan Hodak Dipanggil Timnas Malaysia, Luka Jordy Siap Kasih Kejutan
-
Barcelona Tak Mau Kehilangan: Ferran Torres Bakal Diikat Lebih Lama di Camp Nou
-
Proyek Gila Jose Mourinho: Mau Duetkan Mantan Penggawa Real Madrid dan Barcelona
-
Bos Sassuolo Puji Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Disebut Investasi Terbaik
-
Sebut Kemenangan Skuadnya Fantastis, Unai Emery Bawa Aston Villa Mengguncang Eropa
-
Persija Bidik Akhir Manis di JIS, Ardhi Tjahjoko Tegaskan Wajib Menang Lawan Semen Padang
-
Reuni Mantan Musuh Bebuyutan, Eks Bintang Real Madrid Ini Segera Main Bareng Lionel Messi
-
Lamine Yamal Bidik Rekor Hat-trick Termuda Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Bukan Cuma Inter Miami, Dua Klub Besar AS dan Arab Saudi Juga Incar Casemiro
-
Laga Penentuan Super League: Persijap Siap Gagalkan Ambisi Juara Persib