Bola / Liga Inggris
Kamis, 21 Mei 2026 | 14:07 WIB
Ole Romeny bakal jadi pemain Indonesia kedua di kasta ketiga Liga Inggris. (Instagram/oleromeny)
Baca 10 detik
  • Southampton dijatuhi sanksi oleh EFL karena terbukti memata-matai sesi latihan lawan secara ilegal sepanjang musim ini.
  • Aksi tersebut merugikan beberapa klub termasuk Oxford United dan Ipswich Town melalui perekaman video sesi tertutup.
  • Akibat pelanggaran itu, Southampton didiskualifikasi dari final playoff promosi dan mendapat hukuman pengurangan empat poin liga.

Suara.com - Skandal besar mengguncang kompetisi Championship setelah Southampton resmi dijatuhi hukuman berat akibat terbukti memata-matai sesi latihan lawan secara ilegal.

Menariknya, dua klub yang diperkuat pemain Timnas Indonesia ikut menjadi korban dalam kasus tersebut.

Dua klub yang dimaksud ialah Oxford United yang diperkuat Ole Romeny serta Ipswich Town yang dibela Elkan Baggott.

Dilansir dari The Athletic, pihak EFL selaku operator Championship menyatakan Southampton terbukti melanggar aturan terkait pengambilan video latihan tertutup lawan tanpa izin.

Dalam regulasi EFL, setiap klub dilarang memantau ataupun mencoba mengamati sesi latihan lawan dalam kurun waktu 72 jam sebelum pertandingan berlangsung.

Kasus ini pertama kali mencuat pada 7 Mei setelah Middlesbrough melaporkan adanya dugaan aktivitas mencurigakan dari seorang analis Southampton menjelang semifinal playoff promosi.

Southampton resmi kembali ke Premier League setelah mengalahkan Leeds United 1-0 dalam laga final playoff Divisi Championship 2023-2024 di Stadion Wembley, London, Senin (27/5/2024) dini hari WIB. [Dok. AFP]

Menurut laporan BBC, sosok tersebut terlihat berada di area latihan Rockliffe Park sambil merekam sesi latihan menggunakan ponsel dan headphone.

Middlesbrough bahkan menduga rekaman itu disiarkan secara langsung melalui panggilan video.

Ketika dipergoki staf Middlesbrough, pria tersebut menolak memperlihatkan identitasnya dan langsung menghapus data di ponselnya sebelum pergi meninggalkan lokasi.

Baca Juga: Petinggi Garudayaksa FC Resmi Ditunjuk sebagai Chairman Baru Oxford United

Belakangan, identitas pria tersebut terungkap sebagai William Salt, seorang pekerja magang yang disebut memiliki hubungan dekat dengan staf kepelatihan Southampton.

Kasus itu kemudian berkembang setelah ditemukan fakta bahwa Oxford United dan Ipswich Town juga menjadi korban aksi pengintaian Southampton pada musim ini.

Oxford disebut menjadi target pemantauan pada Desember 2025, sementara Ipswich mengalami kejadian serupa pada April lalu.

Akibat pelanggaran tersebut, EFL menjatuhkan sanksi tegas kepada Southampton.

Klub berjuluk The Saints itu dicabut haknya tampil di final playoff promosi Championship musim ini.

Tak hanya itu, Southampton juga mendapat hukuman pengurangan empat poin untuk awal musim Championship berikutnya.

Load More