Ole Romeny bakal jadi pemain Indonesia kedua di kasta ketiga Liga Inggris. (Instagram/oleromeny)
Baca 10 detik
- Southampton dijatuhi sanksi oleh EFL karena terbukti memata-matai sesi latihan lawan secara ilegal sepanjang musim ini.
- Aksi tersebut merugikan beberapa klub termasuk Oxford United dan Ipswich Town melalui perekaman video sesi tertutup.
- Akibat pelanggaran itu, Southampton didiskualifikasi dari final playoff promosi dan mendapat hukuman pengurangan empat poin liga.
Sebelumnya, tim asuhan Tonda Eckert itu sempat menyingkirkan Middlesbrough dengan agregat 2-1 di semifinal playoff.
Dengan keputusan terbaru dari EFL, Middlesbrough kini resmi menggantikan Southampton di final playoff promosi dan akan menghadapi Hull City di Wembley pada 23 Mei mendatang.
Sementara itu, Wrexham juga dikabarkan tengah memantau perkembangan kasus ini dan mempertimbangkan langkah hukum terhadap Southampton.
Wrexham menilai tindakan mata-mata yang dilakukan Southampton turut memengaruhi persaingan klasemen akhir Championship musim ini.
Komentar
Berita Terkait
-
Sumsel United Kampiun Edisi Pertama EPA Championship, ILeague Angkat Topi Kompetisi Lancar
-
Ipswich Town Promosi ke Premier League, Posisi Elkan Baggott Justru Terancam Terpinggirkan
-
RRQ Juara Delta Force National Championship Season 2, Sapu Bersih Turnamen Tanpa Kekalahan
-
I.League Upayakan Persija ke ASEAN Club Championship meski Gagal Finis Dua Besar Super League
-
Daftar 11 Klub Championship Gagal Lolos Lisensi, Operator Siapkan Hukuman Minus Poin
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Viral Kuskus Waigeo di Atas Pohon Tumbang: Saat Hutan Habitat Satwa Endemik Papua Menyusut
-
Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka
-
Sempat Ingin Berhenti demi Orang Tua, Kasman Kini Jadi Jembatan Bahasa di Industri Nikel Obi
-
Siapkan 1.000 Pengacara dan Digitalisasi Data, PPP Mulai Panaskan Mesin Hadapi Pemilu 2029
-
Hadirkan CFX Cryptalk dan CFX Seaside Mixer, Ekosistem CFXM Dorong Sinergi Industri Aset Digital
-
Seorang Relawan Gempa Flores Dikabarkan Gugur saat Bantu Korban Bencana
-
Saat Membeli Rumah, Mengapa Jejak Karbon Sering Tak Jadi Pertimbangan?
-
Gelar Serpong Warrior Challenge Run 2026, BRI Buka Promo Diskon Tiket 50 Persen di BRImo
-
Soal Karhutla, PKB Sentil Menhut: Jangan Cuma 'Cosplay Damkar'
-
APBD DKI 2026 Turun ke Rp79,59 Triliun, DPRD Jakarta Janji Bansos dan Sekolah Tetap Aman