-
Antusiasme suporter Timnas Indonesia menurun pada penjualan tiket FIFA Matchday edisi Juni 2026.
-
PSSI menyatakan Skuad Garuda sedang berada dalam fase transisi dan pembangunan ulang fondasi.
-
Minat publik diproyeksikan kembali melonjak saat memasuki Kualifikasi Piala Dunia 2030 tahun depan.
Suara.com - Atmosfer berbeda mulai terasa jelang pertandingan Timnas Indonesia menghadapi Oman dan Mozambik pada agenda FIFA Matchday Juni 2026.
Jika dalam beberapa tahun terakhir Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, selalu dipenuhi lautan merah pendukung Garuda, kini antusiasme publik terlihat mengalami penurunan cukup signifikan.
Penjualan tiket untuk dua laga uji coba tersebut belum menunjukkan gairah sebesar ketika Timnas Indonesia tampil pada fase Kualifikasi Piala Dunia 2026. Saat itu, atmosfer di SUGBK terasa begitu luar biasa dengan tribun penuh sesak oleh ribuan suporter.
Para pendukung bahkan rela berburu tiket sejak jauh hari demi memberikan dukungan langsung kepada skuad Garuda saat menghadapi tim-tim kuat Asia. Euforia memuncak ketika Timnas Indonesia sempat membuka peluang tampil di Piala Dunia 2026.
Koreografi megah di tribun, nyanyian tanpa henti, hingga dukungan penuh sepanjang laga menjadi pemandangan yang terus menghiasi SUGBK kala itu.
Namun kondisi berbeda kini terlihat menjelang duel kontra Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni mendatang.
Dua pertandingan persahabatan internasional tersebut rupanya belum mampu memancing antusiasme besar dari para suporter Timnas Indonesia.
Direktur Utama PT Garuda Sepak Bola Indonesia, Marsal Masita, memahami situasi tersebut. Menurutnya, sepak bola Indonesia saat ini memang sedang memasuki fase baru setelah siklus sebelumnya berakhir.
"Kami menyadari bahwa saat ini sepak bola Indonesia sedang memasuki siklus baru, sama seperti yang terjadi pada 2022 lalu. Karena itu, prosesnya memang harus berjalan bertahap,” kata Marsal kepada awak media.
Baca Juga: Duel Timnas Indonesia Melawan Oman dan Mozambik Dipastikan Tak Dipenuhi Suporter
Marsal menjelaskan bahwa tahun ini menjadi periode awal pembangunan ulang fondasi Timnas Indonesia. Karena itu, fokus utama masih diarahkan pada pembentukan skuad dan peningkatan kualitas permainan secara perlahan.
Menurutnya, PSSI memang telah menyusun tahapan kompetitif secara bertingkat demi membangun kekuatan Timnas Indonesia dalam jangka panjang.
“Kalau melihat tahun ini, kami memulai pelan-pelan dari bawah. Dimulai dari ASEAN Championship pada Juli-Agustus."
"Lalu sekarang kami menyiapkan laga uji coba internasional yang cukup bagus karena menghadapi dua tim yang ranking FIFA-nya berada di atas Indonesia, yakni Oman dan Mozambik,” ujarnya.
Setelah FIFA Matchday Juni, Timnas Indonesia masih akan menjalani agenda padat sepanjang tahun 2026. Pada September dan Oktober mendatang, skuad Garuda dijadwalkan kembali tampil pada FIFA Matchday sebelum melanjutkan persiapan menuju Piala Asia 2027.
Marsal menilai antusiasme besar suporter kemungkinan bakal kembali meningkat ketika Timnas Indonesia memasuki fase kompetitif yang lebih krusial, terutama menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan