- Arsenal gagal menjuarai Liga Champions 2026 setelah kalah adu penalti melawan PSG usai bermain imbang 1-1.
- Bek Gabriel Magalhaes secara sukarela menjadi penendang kelima Arsenal namun sepakannya melambung tinggi di atas mistar gawang.
- Mikel Arteta menjelaskan pemilihan Gabriel dilakukan karena absennya para eksekutor utama saat babak adu penalti berlangsung.
Nama-nama seperti Bukayo Saka, Martin Odegaard, dan Kai Havertz yang biasanya menjadi pilihan utama tidak tersedia untuk fase adu penalti.
"Biasanya penendang penalti kami adalah Bukayo, Martin, dan Kai. Tetapi kami tahu jika pertandingan berlanjut hingga perpanjangan waktu dan adu penalti, maka pemain yang tersedia akan berbeda, meski tetap memiliki kualitas," jelasnya.
Arteta juga membela Eberechi Eze yang menjadi penendang pertama Arsenal dan gagal mencetak gol.
Menurutnya, Eberechi Eze hampir tidak pernah gagal saat berlatih penalti.
"Ketika Eze mengambil penalti di latihan, dia hampir tidak pernah gagal. Namun situasinya berbeda ketika harus melakukannya di final Liga Champions," katanya.
Selain drama adu penalti, Arsenal juga sempat dibuat frustrasi oleh keputusan wasit pada babak tambahan.
Winger Noni Madueke terjatuh di kotak penalti setelah kontak dengan Nuno Mendes, tetapi wasit dan VAR memutuskan tidak memberikan penalti.
Arteta mengaku kecewa dengan keputusan tersebut.
Menurutnya, berdasarkan sejumlah insiden yang terjadi sepanjang Liga Champions musim ini, kontak terhadap Madueke cukup layak untuk menghasilkan penalti.
Baca Juga: PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa
"Saya sudah melihat semua insiden penalti di kompetisi ini dalam 72 jam terakhir untuk memahami mana yang penalti dan mana yang bukan. Situasi itu dengan mudah bisa dianggap penalti," kata Arteta.
Berita Terkait
-
PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa
-
Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League