- Bayi berusia di atas enam bulan memerlukan penggunaan sunscreen guna melindungi kulit sensitif dari risiko iritasi serta kanker.
- Pilihlah jenis physical sunscreen berbahan mineral yang mengandung zinc oxide atau titanium dioxide untuk meminimalisir reaksi alergi kulit.
- Pastikan produk memiliki label broad spectrum minimal SPF 30 serta terdaftar di BPOM untuk keamanan penggunaan anak-anak.
Suara.com - Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat membahayakan kulit anak-anak. Kulit si kecil jauh lebih tipis dan sensitif dibandingkan kulit orang dewasa, sehingga rentan terhadap sunburn, iritasi, bahkan risiko jangka panjang seperti penuaan dini dan kanker kulit.
Oleh karena itu, memilih sunscreen yang aman dan tepat menjadi langkah penting untuk melindungi mereka saat beraktivitas di luar ruangan. Namun, tidak semua sunscreen cocok untuk anak. Berikut panduan lengkap cara memilih sunscreen yang aman.
1. Perhatikan Usia Anak
Menurut rekomendasi dokter anak dan ahli kesehatan, sunscreen umumnya aman digunakan untuk bayi di atas usia 6 bulan.
Untuk bayi di bawah 6 bulan, sebaiknya hindari paparan sinar matahari langsung dan gunakan pakaian pelindung, topi, serta payung.
Konsultasikan dengan dokter anak sebelum menggunakan produk apa pun pada bayi yang sangat kecil. Banyak produk sunscreen anak yang dirancang khusus untuk usia 6 bulan ke atas.
2. Pilih Jenis Physical Sunscreen (Mineral-Based)
Ada dua jenis utama sunscreen: chemical sunscreen dan physical sunscreen. Untuk anak-anak, physical sunscreen lebih direkomendasikan karena:
- Mengandung Zinc Oxide atau Titanium Dioxide yang bekerja dengan cara memantulkan sinar UV, bukan menyerapnya ke kulit.
- Lebih lembut, minim risiko iritasi, dan cocok untuk kulit sensitif.
- Tidak mudah menimbulkan reaksi alergi.
Hindari sunscreen kimia yang mengandung oxybenzone, octinoxate, atau bahan kimia agresif lainnya yang berpotensi mengganggu hormon atau menyebabkan iritasi.
3. Cek Nilai SPF dan PA
- SPF minimal 30 (ideal SPF 50+ untuk aktivitas luar ruangan intens).
- Broad spectrum (melindungi dari UVA dan UVB).
- PA +++ atau PA ++++ untuk perlindungan UVA yang lebih baik.
- SPF yang lebih tinggi memberikan perlindungan lebih lama, tetapi tetap harus dioles ulang setiap 2 jam, terutama setelah berenang atau berkeringat.
4. Periksa Kandungan dan Label Keamanan
Pilih sunscreen dengan label:
- Hypoallergenic (rendah risiko alergi).
- Non-comedogenic (tidak menyumbat pori-pori).
- Water-resistant (tahan air dan keringat hingga 80 menit).
- Bebas alkohol, paraben, pewangi sintetis (fragrance), phthalates, dan pewarna buatan.
- Diperkaya bahan alami seperti aloe vera, vitamin E, niacinamide, atau ceramide untuk melembapkan kulit.
Pastikan produk sudah terdaftar di BPOM dan memiliki sertifikasi halal jika diperlukan. Baca label kemasan dengan teliti dan lakukan patch test di area kecil kulit sebelum pemakaian pertama.
Baca Juga: Sunscreen dengan Kandungan Alami Apa yang Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Berminyak?
5. Tekstur yang Nyaman
Anak sering rewel jika produk lengket, berminyak, atau meninggalkan white cast.
Pilih tekstur ringan seperti lotion, gel, atau milk yang mudah meresap dan tidak perih di mata. Produk berbentuk stick juga praktis untuk area wajah dan telinga.
Rekomendasi Sunscreen Anak Populer
Beberapa pilihan yang sering direkomendasikan berdasarkan ulasan dan sertifikasi:
- Expert Care Physical Sunscreen atau Moell Physical Sunscreen (100% mineral, cocok bayi 6 bulan+).
- Mama’s Choice Gentle Sunscreen, Mustela High Protection, Bambi Baby Sunscreen.
- Banana Boat Kids, Bioderma Photoderm Kids, dan NIVEA Sun Kids.
- Harga bervariasi dari Rp100.000 hingga Rp400.000 tergantung ukuran dan merek.
Cara Penggunaan Sunscreen yang Benar
- Oleskan 15-30 menit sebelum keluar rumah, tebal merata di wajah, leher, tangan, kaki, dan area yang terpapar.
- Gunakan sekitar 1 sendok teh untuk wajah dan proporsional untuk tubuh.
- Ulangi setiap 2 jam atau setelah aktivitas air.
- Kombinasikan dengan pakaian lengan panjang, topi, kacamata hitam, dan hindari jam 10 pagi - 4 sore.
Jadi, memilih sunscreen aman untuk anak-anak memerlukan perhatian pada usia, jenis formula physical suncreen lebih baik dari chemical suncreen, kandungan, dan kenyamanan pemakaian. Prioritaskan produk yang telah teruji dermatologis dan terdaftar resmi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding
-
Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara
-
Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
-
Tahun Ajaran Baru Dimulai, MBG Hadir Lagi: Kritik Publik Kembali Menggema?
-
Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta
-
Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?
-
Buang Sampah Sembarangan: Mengapa Kita Masih Takut Menegur Pelanggar?
-
Objektivitas Penanganan Kasus Febrie Diragukan, Komjak Dinilai Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan
-
Selebrasi Argentina Picu Kontroversi, Apa Makna Spanduk Las Malvinas?
-
Aksi Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil Berakhir, Empat Pelaku Dibekuk Polisi