- Ole Romeny telah mencetak enam gol dalam 10 pertandingan bersama Timnas Indonesia, dengan lima gol di antaranya lahir di SUGBK.
- Striker Oxford United itu mengaku merasa lebih bebas dan nyaman saat membela Timnas Indonesia dibandingkan ketika bermain di level klub.
- Meski menang atas Mozambik, Ole menilai lini depan Garuda masih perlu meningkatkan efektivitas dalam memanfaatkan peluang.
Suara.com - Penyerang andalan Skuad Garuda, Ole Romeny, baru saja membongkar rahasia ketajamannya yang luar biasa setiap kali merumput di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Pemain yang kini berkarier bersama Oxford United di Liga Inggris tersebut seolah menemukan sentuhan magisnya saat mengenakan jersei Merah Putih di hadapan puluhan ribu suporter Indonesia.
Ketajaman Ole Romeny di level internasional memang terbilang kontras dengan situasinya di level klub. Karena itu, sang striker secara terbuka mencurahkan isi hatinya terkait kenyamanan bermain bersama Timnas Indonesia.
SUGBK Jadi 'Rumah' bagi Ole Romeny
Ole Romeny baru saja menambah koleksi golnya menjadi enam gol dari 10 penampilan sejak melakoni debut pada Maret tahun lalu.
Gol terbarunya menjadi penentu kemenangan tipis 1-0 Timnas Indonesia saat menjamu Mozambik dalam agenda FIFA Matchday Juni 2026.
Fakta menarik mencatat, lima dari enam gol yang dikoleksinya tercipta di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
"Saya merasa seperti berada di rumah sendiri di sini. Saya merasa nyaman di stadion ini dan bersama orang-orang di sekitar saya," kata Ole Romeny dalam jumpa pers setelah pertandingan di SUGBK, Selasa.
Kenyamanan tersebut terbukti membuat pemain berusia 25 tahun itu tampil sangat tenang di depan gawang lawan setiap kali bermain di Jakarta.
Baca Juga: Kata-kata Ole Romeny Cetak Gol Tunggal Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik
Daftar Korban Ketajaman Ole di Senayan
Rentetan gol Ole di Senayan dimulai saat membobol gawang Bahrain dan China pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Ketajamannya berlanjut saat membantu Indonesia mengalahkan Saint Kitts and Nevis pada FIFA Series, hingga terbaru mencetak gol saat menghadapi Oman dan Mozambik.
Satu-satunya gol yang ia ciptakan di luar Jakarta terjadi ketika Indonesia kalah 1-5 dari Australia di Sydney pada laga debutnya.
Romeny mengaku identitas bangsa yang melekat pada jersei Timnas Indonesia memberikan pengaruh psikologis besar terhadap performanya.
"Setiap kali saya menginjak lapangan dan mengenakan jersey Indonesia, saya merasa bebas. Dalam kondisi seperti itu saya bisa mengekspresikan diri dengan cara terbaik," ujar penyerang bertinggi 185 sentimeter tersebut.
Berita Terkait
-
Mata-matai Timnas Indonesia di GBK, Pelatih Vietnam 'Digocek' John Herdman
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Menang Beruntun Lawan Oman dan Mozambik, Rekor Terbaik 2 Dekade
-
John Herdman Minta Timnas Indonesia Tetap Rendah Hati Meski Sapu Bersih FIFA Matchday Juni
-
Viral Beckham Putra Hampir Ribut dengan Penonton usai Timnas Indonesia vs Mozambik
-
John Herdman Cetak Rekor Sama Seperti Shin Tae-yong Usai Gebuk Oman dan Mozambik
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Roberto Martinez: Ronaldo Luangkan Waktu dan Tenaga 24 Jam untuk Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Tersisih dari Piala Dunia, Cole Palmer dan Joao Pedro Justru Tampil di Film Confessions II
-
Mengapa Piala Dunia 2026 Dipenuhi Pemain Berusia 40 Tahun? Ini Penjelasan Sains dan Rahasianya
-
FIFA Larang Bendera Lama Iran Berkibar di Stadion Saat Piala Dunia 2026
-
Kondisi Bukayo Saka Mengkhawatirkan, Thomas Tuchel Hati-Hati Mainkan di Piala Dunia 2026
-
Barcelona Khawatir Lamine Yamal Dipaksakan Tampil di Piala Dunia 2026
-
Kapten Mozambik Doakan Timnas Indonesia Bisa Tembus Piala Dunia 2030
-
Tuchel Tolak Anggapan Timnas Inggris Favorit Juara Piala Dunia 2026: Kami Hanya Penantang!
-
Kondisi Bukayo Saka Perlu Perhatian Khusus Jelang Piala Dunia 2026
-
Aksi Mata-mata Pelatih Vietnam Dibalas Doa oleh John Herdman