- Gelandang Iran, Mohammad Mohebi, mencetak gol dalam laga imbang 2-2 melawan Selandia Baru di SoFi Stadium, Amerika Serikat.
- Mohebi memicu kontroversi publik karena melakukan selebrasi gestur menembakkan pistol saat pertandingan Piala Dunia 2026 berlangsung.
- Aksi selebrasi tersebut menuai kecaman luas dari warganet yang mendesak FIFA agar memberikan sanksi tegas kepada pemain.
Suara.com - Mohammad Mohebi mendadak menjadi pusat perhatian usai laga Iran kontra Selandia Baru pada pertandingan perdana Grup G Piala Dunia 2026.
Bukan semata karena gol yang dicetaknya, melainkan selebrasi kontroversial yang dilakukan setelah berhasil membobol gawang lawan.
Gelandang Iran tersebut mencetak gol kedua timnya saat menghadapi Selandia Baru di SoFi Stadium, Los Angeles, Amerika Serikat, Senin waktu setempat.
Gol itu membantu Iran mengamankan hasil imbang 2-2 setelah sempat tertinggal dalam pertandingan.
Mohebi mencetak gol melalui sundulan yang sukses menaklukkan kiper lawan.
Namun, sesaat setelah bola masuk ke gawang, pemain berusia 27 tahun itu melakukan selebrasi dengan gestur menyerupai memegang dan menembakkan pistol.
Aksi tersebut langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak pengguna internet menyoroti selebrasi itu karena dianggap tidak pantas dilakukan dalam ajang sepak bola terbesar di dunia.
Tak sedikit pula yang mendesak FIFA untuk mengambil tindakan terhadap pemain Iran tersebut.
FIFA Didesak Ambil Sikap
Baca Juga: Profil Tori Penso Wasit Wanita Pertama Piala Dunia 2026, Pimpin Laga Ceko vs Afsel
Dilansir dari NDTV, beberapa akun media sosial disebut meminta badan sepak bola dunia itu memberikan sanksi atau larangan bermain kepada Mohebi selama sisa turnamen.
Kontroversi yang melibatkan Mohebi menambah panas atmosfer laga Iran melawan Selandia Baru yang sejak awal sudah diwarnai berbagai isu di luar lapangan.
Meski FIFA dan aparat keamanan setempat telah menerapkan sejumlah pembatasan selama pertandingan berlangsung, tensi politik tetap terasa di sekitar stadion.
Menjelang kick-off, ratusan demonstran dilaporkan berkumpul di luar venue untuk menyampaikan protes terhadap pemerintah Iran.
Di dalam stadion, sejumlah suporter Iran juga terlihat membawa simbol-simbol yang dilarang FIFA, termasuk bendera Iran era pra-revolusi.
Simbol tersebut tampak menghiasi tribun dalam bentuk bendera, spanduk, hingga gambar pada pakaian yang dikenakan para pendukung.
Berita Terkait
-
Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong
-
Momen Emosional Lionel Scaloni Jelang Laga Perdana Argentina di Piala Dunia 2026
-
Pernah Dibikin Malu Shin Tae-yong, Herve Renard Dikabarkan Jadi Pelatih Tunisia
-
Satu Kata Penuh Makna Kuat Disuarakan Lionel Messi Jelang Argentina vs Aljazair
-
Profil Tori Penso Wasit Wanita Pertama Piala Dunia 2026, Pimpin Laga Ceko vs Afsel
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA
-
Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa
-
Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong
-
Momen Emosional Lionel Scaloni Jelang Laga Perdana Argentina di Piala Dunia 2026
-
Pernah Dibikin Malu Shin Tae-yong, Herve Renard Dikabarkan Jadi Pelatih Tunisia
-
Satu Kata Penuh Makna Kuat Disuarakan Lionel Messi Jelang Argentina vs Aljazair
-
Profil Tori Penso Wasit Wanita Pertama Piala Dunia 2026, Pimpin Laga Ceko vs Afsel
-
Dilema Jeremy Doku, Bakal Tinggalkan Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Kelahiran Anak Pertama?
-
Dari Yugoslavia hingga Hindia Belanda: Negara-Negara yang Pernah Tampil di Piala Dunia Kini Hilang