Bola / Bola Dunia
Selasa, 16 Juni 2026 | 12:56 WIB
Selebrasi gestur pistol Mohammad Mohebi usai mencetak gol untuk Iran di Piala Dunia 2026 menuai kontroversi. FIFA didesak mengambil tindakan. [Dok. The Independent]
Baca 10 detik
  • Gelandang Iran, Mohammad Mohebi, mencetak gol dalam laga imbang 2-2 melawan Selandia Baru di SoFi Stadium, Amerika Serikat.
  • Mohebi memicu kontroversi publik karena melakukan selebrasi gestur menembakkan pistol saat pertandingan Piala Dunia 2026 berlangsung.
  • Aksi selebrasi tersebut menuai kecaman luas dari warganet yang mendesak FIFA agar memberikan sanksi tegas kepada pemain.

Pengamanan di SoFi Stadium berlangsung ketat. Seluruh penonton harus melewati pemeriksaan keamanan sebelum memasuki stadion, termasuk pengecekan barang bawaan dan metal detector.

Beberapa suporter yang mengenakan pakaian bergambar bendera Iran pra-revolusi sempat diminta petugas keamanan untuk menutupi simbol tersebut.

Namun, setelah berada di dalam stadion, simbol-simbol itu tetap terlihat di berbagai area tribun.

Ketegangan juga tampak saat lagu kebangsaan Iran diperdengarkan. Sebagian suporter memilih membelakangi lapangan, sementara lainnya melontarkan siulan sebagai bentuk protes.

Di tengah situasi tersebut, selebrasi Mohebi menjadi sorotan baru yang memicu perdebatan luas. Hingga kini, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait aksi pemain Iran tersebut.

Sementara itu, hasil imbang 2-2 membuat Iran dan Selandia Baru sama-sama mengoleksi satu poin pada laga pembuka Grup G.

Namun, di luar hasil pertandingan, kontroversi selebrasi Mohammad Mohebi justru menjadi topik yang paling banyak dibicarakan setelah peluit akhir dibunyikan.

Load More