- Pelatih Shin Tae-yong menekankan pentingnya memberikan menit bermain bagi talenta muda untuk memajukan kualitas sepak bola Indonesia.
- Persija Jakarta berkomitmen melakukan regenerasi dengan melibatkan 23 pemain lulusan akademi dalam lima musim terakhir secara konsisten.
- Shin Tae-yong meminta PSSI menerapkan regulasi yang mewajibkan klub profesional memberikan kesempatan bertanding kepada para pemain muda.
Nama-nama seperti Arlyansyah Abdulmanan, Jehan Pahlevi, Figo Dennis, Dia Syayid, dan Hafizh Rizkianur menjadi bukti nyata keberanian tim dalam memberikan kesempatan.
Keberhasilan para pemain muda ini menembus skuad utama menunjukkan bahwa jalur pembinaan dari Elite Pro Academy (EPA) Persija berjalan dengan efektif.
Berdasarkan data statistik dalam lima musim terakhir, total sudah ada 23 pemain lulusan akademi yang berhasil merasakan atmosfer pertandingan bersama tim senior.
Angka tersebut mencerminkan konsistensi klub dalam menjaga rantai regenerasi agar tim tidak pernah kekurangan stok pemain berbakat pada masa depan.
Kehadiran Shin Tae-yong di kursi kepelatihan diharapkan mampu memberikan sentuhan taktik yang lebih modern bagi para pemain muda tersebut.
Kombinasi antara disiplin tinggi ala Korea Selatan dan bakat alamiah pemain lokal diyakini akan melahirkan generasi emas baru bagi Macan Kemayoran.
Pentingnya Dukungan PSSI
Isu pengembangan pemain muda memang menjadi topik yang terus diperbincangkan oleh para pemangku kepentingan sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Persija Jakarta telah memposisikan diri sebagai salah satu klub pelopor yang secara serius mengintegrasikan sistem akademi dengan kebutuhan tim utama secara berkesinambungan.
Baca Juga: Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Masuk DPR, Timnas Indonesia Segera Dapat Amunisi Baru
Dengan rekam jejak Shin Tae-yong yang gemar memberi kesempatan kepada pemain muda saat menangani Timnas Indonesia, ekspektasi publik kini sangat tinggi terhadap wajah baru Persija di Super League.
Keberlangsungan program ini menjadi sangat penting mengingat tuntutan prestasi di liga profesional semakin kompetitif dari musim ke musim.
Dukungan penuh dari PSSI melalui regulasi yang berpihak kepada pemain muda akan menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan impian Shin Tae-yong memajukan sepak bola Indonesia.
Berita Terkait
-
Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Pernah Dibikin Malu Shin Tae-yong, Herve Renard Dikabarkan Jadi Pelatih Tunisia
-
Shin Tae-yong Dapat Kuasa Penuh di Persija Jakarta, Manajemen Siap Kasih Pemain Terbaik
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap