- Timnas Uzbekistan yang sedang berlaga di Piala Dunia 2026 menelan kekalahan 1-3 dari tim nasional Kolombia.
- Akhiran nama pemain "ov" atau "ev" merupakan dampak kebijakan Russifikasi Rusia di Uzbekistan sejak tahun 1875 silam.
- Pemerintah Uzbekistan sejak 1995 mengizinkan penggunaan nama tradisional, namun banyak warga tetap memakai format nama Soviet.
Suara.com - Keikutsertaan Piala Dunia 2026 menghadirkan banyak cerita baru, termasuk dari tim debutan Uzbekistan.
Salah satu yang menarik perhatian publik adalah kesamaan akhiran nama para pemainnya, yakni ov dan ev.
Akhiran pada nama tersebut ternyata bukan kebetulan, melainkan jejak sejarah panjang.
Pada 1875, wilayah Uzbekistan dianeksasi oleh Kekaisaran Rusia dan dimasukkan ke dalam provinsi Turkestan.
Sejak saat itu, pemerintah Rusia menerapkan kebijakan Russifikasi yang bertujuan menyeragamkan budaya dan identitas.
Salah satunya melalui perubahan sistem penamaan, di mana laki-laki diwajibkan menggunakan akhiran “ov” atau “ev”, sementara perempuan menggunakan “eva”.
Kebijakan ini secara perlahan menggeser identitas asli masyarakat Uzbekistan.
Sebelumnya, nama keluarga di Uzbekistan lebih sering menggunakan akhiran seperti “ugli” (anak laki-laki) dan “kizi” (anak perempuan), yang mencerminkan garis keturunan.
Setelah Revolusi Rusia 1917, sistem tersebut tetap dipertahankan oleh rezim Soviet.
Baca Juga: Update Top Skor Piala Dunia 2026, Lionel Messi Tak Sendiri di Puncak
Bahkan, akhiran nama bergaya Rusia mulai dianggap sebagai simbol modernitas dan kemajuan di kalangan masyarakat lokal.
Pengaruh itu bertahan hingga runtuhnya Uni Soviet pada awal 1990-an.
Uzbekistan kemudian memulai proses derussifikasi untuk mengembalikan identitas budaya, termasuk memberikan kebebasan warga memilih kembali nama tradisional mereka.
Melalui undang-undang bahasa pada 1995, masyarakat diberi hak untuk menggunakan nama asli tanpa format Soviet.
Namun, hingga kini banyak warga tetap mempertahankan akhiran “ov” dan “ev” karena dianggap lebih praktis dan familiar secara internasional.
Timnas Uzbekistan sendiri menelan kekalahan pada matchday pertama grup K Piala Dunia 2026.
Abbosbek Fayzullaev dkk menyerah 1-3 dari Kolombia.
Uzbekistan di partai kedua akan menghadapi Portugal, setelanya melawan Kongo.
Berita Terkait
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026, Lionel Messi Tak Sendiri di Puncak
-
Di Balik Gemerlap WAGs, Begini Aktivitas Ibu Bintang Piala Dunia 2026 yang Jarang Tersorot
-
Jeda Hidrasi, Kunci Swiss Bantai Bosnia di Piala Dunia 2026
-
Tak Banyak yang Tahu! Tawanan Perang Jadi Pencetak Gol Pertama di Piala Dunia
-
Piala Dunia Penuh Berkah: Ibu Dapat Visa AS, Vozinha Siap Tempur Demi Tanjung Verde
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis