Bola / Bola Dunia
Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:00 WIB
Kiper Korea, Kim Seung-gyu, menangkap bola dalam pertandingan sepak bola Grup A Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Korea di Stadion Guadalajara, Zapopan, pada hari Kamis (waktu setempat). [AFP-Yonhap]
Baca 10 detik
  • Kiper Kim Seung-gyu melakukan kesalahan fatal saat melawan Meksiko di Estadio Guadalajara pada Kamis, 18 Juni 2026.
  • Gol tunggal Luis Romo akibat miskomunikasi lini pertahanan Korea Selatan menyebabkan kekalahan 0-1 dan menunda kelolosan tim.
  • Meksiko memastikan diri lolos ke fase gugur, sementara Korea Selatan wajib meraih hasil imbang melawan Afrika Selatan nanti.

Suara.com - Kiper Timnas Korea Selatan, Kim Seung-gyu, mengakui kesalahan yang dilakukannya menjadi faktor utama di balik kekalahan 0-1 dari Meksiko pada laga Grup A Piala Dunia FIFA 2026, Kamis (18/6/2026).

Satu-satunya gol dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio Guadalajara itu dicetak oleh Luis Romo pada menit ke-50. Gol tersebut bermula dari kesalahan di lini pertahanan Korea yang gagal mengamankan situasi bola mati.

Dalam momen tersebut, Kim berusaha menangkap sundulan Raul Jimenez yang sebenarnya tidak terlalu mengancam.

Namun saat mendarat, ia bertabrakan dengan rekan setimnya, Lee Gi-hyuk, sehingga bola terlepas dan jatuh ke kaki Romo. Tanpa kesulitan, gelandang Meksiko itu menceploskan bola ke gawang yang kosong.

Meski melakukan sejumlah penyelamatan penting sepanjang pertandingan, Kim menilai kesalahan tersebut tetap menjadi penentu hasil akhir laga.

"Begitulah nasib seorang kiper. Anda bisa bermain baik sepanjang pertandingan, tetapi pada akhirnya akan dinilai dari gol yang terjadi," kata Kim melansir laman The Korea Times.

Menurutnya, situasi tersebut terjadi karena kurangnya fokus dan miskomunikasi di area pertahanan.

"Saya seharusnya lebih fokus. Saat bola berada di udara, saya merasa hanya ada rekan setim di sekitar saya. Saya mencoba mengambil keputusan yang aman, tetapi justru situasi menjadi berantakan," ujarnya.

Kim juga mengungkapkan kemungkinan Lee tidak mendengar instruksinya saat ia meminta bola.

Baca Juga: Ibu Saya Harus Milih Dia atau Kami yang Kelaparan! Kisah Pilu Striker Haiti di Piala Dunia 2026

"Dalam situasi seperti itu semuanya berlangsung sangat cepat. Mungkin dia tidak mendengar komunikasi saya. Itu memang situasi yang sulit," katanya.

Usai insiden tersebut, Kim terlihat memberikan dukungan kepada Lee saat jeda minum di babak kedua. Kiper berpengalaman itu meminta rekannya segera melupakan kesalahan dan tetap fokus menjalani pertandingan.

"Saya mengatakan kepadanya agar tidak terus memikirkan kejadian itu karena pertandingan masih berlangsung. Kami harus tetap solid di lini belakang karena para penyerang akan berusaha mencetak gol untuk tim," tutur Kim.

Namun, gol penyeimbang yang diharapkan Korea tidak kunjung tercipta hingga peluit akhir dibunyikan. Kekalahan tersebut membuat Korea gagal mengamankan tiket ke babak gugur lebih awal.

Sebaliknya, kemenangan membawa Meksiko mengoleksi enam poin dan memastikan diri sebagai juara Grup A meski masih menyisakan satu pertandingan. El Tri juga menjadi tim pertama yang mengamankan tempat di fase gugur Piala Dunia 2026.

Sementara itu, Korea masih memiliki peluang besar untuk lolos ke babak berikutnya. Mereka akan memastikan status sebagai runner-up Grup A apabila mampu meraih setidaknya hasil imbang saat menghadapi Afrika Selatan pada laga terakhir grup pekan depan.

"Kami sepakat untuk tidak larut dalam kekecewaan karena masih ada satu pertandingan penting yang harus dimainkan," kata Kim.

"Posisi kami masih cukup baik dan peluang lolos masih berada di tangan kami sendiri. Kami akan menjadikan pertandingan ini sebagai pelajaran untuk semakin memperkuat kekompakan tim," pungkasnya.

Load More