- Federasi Sepak Bola Arab Saudi membidik Jorge Jesus sebagai pelatih baru setelah tim gagal melaju dari fase grup.
- Posisi Giorgos Donis terancam menyusul kegagalan Arab Saudi meraih kemenangan di Piala Dunia 2026 yang baru berlangsung.
- Pengalaman melatih di Arab Saudi membuat Jorge Jesus menjadi kandidat utama untuk memperbaiki performa tim nasional tersebut.
Suara.com - Arab Saudi mulai bergerak cepat setelah tersingkir di fase grup Piala Dunia 2026.
Federasi sepak bola Arab Saudi dikabarkan membidik pelatih asal Portugal, Jorge Jesus, untuk memimpin tim dalam siklus berikutnya.
Menurut laporan media lokal, Jorge Jesus menjadi kandidat utama dan disebut siap menerima tawaran tersebut.
Jesus bahkan dikabarkan tengah menunggu kontak resmi dari Federasi Sepak Bola Arab Saudi.
Ketertarikan ini tak lepas dari pengalaman Jesus di sepak bola Saudi.
Jesus pernah sukses bersama Al-Hilal dan Al-Nassr, serta mengenal banyak pemain tim nasional yang pernah berada di bawah asuhannya.
Sementara itu, masa depan kursi pelatih saat ini, Giorgos Donis, mulai dipertanyakan.
Meski masih terikat kontrak hingga 2027, performa tim di Piala Dunia membuat posisinya berada di ujung tanduk.
Arab Saudi gagal melaju dari fase grup setelah hanya mengoleksi dua poin.
Baca Juga: Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Zico: Kalau Vinicius Cs Kalah Saya Tidak Sedih
Arab Saudi bermain imbang melawan Uruguay dan Tanjung Verde, serta kalah dari Spanyol.
Di sisi lain, Jorge Jesus juga masuk dalam radar Federasi Sepak Bola Portugal.
Jesus diproyeksikan sebagai salah satu calon pengganti Roberto Martínez yang masa depannya masih belum pasti.
Dengan pengalaman internasional dan rekam jejak di kawasan Timur Tengah, Jesus dinilai sebagai sosok ideal untuk membangkitkan kembali performa Arab Saudi di level global.
Berita Terkait
-
Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Zico: Kalau Vinicius Cs Kalah Saya Tidak Sedih
-
Lakon Aneh Piala Dunia 2026: Aljazair dan Austria Main Mata untuk Singkirkan Iran?
-
Skenario Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026: Final atau Perebutan Juara 3
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Viralkan Nyanyian 1 Persen
-
Steve Clarke Resmi Mundur usai Skotlandia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Zico: Kalau Vinicius Cs Kalah Saya Tidak Sedih
-
Lakon Aneh Piala Dunia 2026: Aljazair dan Austria Main Mata untuk Singkirkan Iran?
-
Skenario Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026: Final atau Perebutan Juara 3
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Viralkan Nyanyian 1 Persen
-
Steve Clarke Resmi Mundur usai Skotlandia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Untuk Pertama Kali Sejak 20 Tahun Lalu, Lionel Messi Harus Rasakan Hal Ini
-
Tua-tua Keladi! Luka Modric Cetak Rekor Fenomenal di Piala Dunia
-
Neymar Hamburkan Rp17 Miliar di Piala Dunia 2026, Beli Jam Mewah di New York
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Tak Mampu Cetak Gol, Portugal Gagal Menang Cristiano Ronaldo Ucap Dua Kata