Bola / Bola Dunia
Minggu, 28 Juni 2026 | 12:59 WIB
Pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengingatkan anak asuhnya untuk tidak meremehkan Tanjung Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Pelatih Lionel Scaloni mewaspadai kekuatan tim Tanjung Verde yang menjadi lawan Argentina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
  • Scaloni mengeluhkan jadwal pertandingan sore hari di Miami karena suhu udara panas akan menyulitkan performa para pemain Argentina.
  • Argentina menguji taktik baru dan pemain pelapis saat menang 3-1 atas Yordania pada laga penutup Grup J, Minggu (28/6).

Suara.com - Pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengingatkan anak asuhnya untuk tidak meremehkan Tanjung Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Pernyataan itu disampaikan usai kemenangan 3-1 atas Yordania di laga penutup Grup J, Minggu (28/6).

Menurut Scaloni, performa Tanjung Verde di fase grup menjadi sinyal bahaya.

“Ini tim yang bagus, mereka menyulitkan semua lawannya. Mereka akan membuat segalanya sulit bagi kami,” ujarnya dalam konferensi pers seperti dikutip dari TycSport. 

Scaloni menyoroti bagaimana Tanjung Verde mampu memberikan perlawanan sengit kepada tim-tim kuat.

“Mereka sudah melakukannya terhadap Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi. Dari apa yang kita lihat di Piala Dunia ini, kita harus berhati-hati,” tambahnya.

Selain itu, Scaloni juga mengeluhkan jadwal pertandingan yang dinilai kurang ideal.

Argentina dijadwalkan bermain pada sore hari waktu setempat di Miami.

“Kami akan bermain dalam kondisi panas, ini jadwal yang sulit dipahami, tapi semua tim juga mengalaminya,” katanya.

Baca Juga: dengan Hati yang Hancur, Kekasih Cody Gakpo Bagikan Kabar Duka di Tengah Piala Dunia 2026

Di sisi lain, Scaloni puas dengan rotasi pemain saat menghadapi Yordania. '

Scaloni memanfaatkan laga tersebut untuk memberi menit bermain kepada pemain pelapis sekaligus menguji opsi taktik baru.

Salah satu eksperimen yang dilakukan adalah menempatkan Exequiel Palacios sebagai bek kanan.

“Kami butuh alternatif di posisi itu. Ini momen yang tepat untuk mencoba tanpa mengambil risiko,” jelasnya.

Scaloni juga memuji sikap Lionel Messi yang bersedia memulai laga dari bangku cadangan.'

Meski begitu, sang kapten tetap mencetak gol lewat tendangan bebas saat masuk di babak kedua.

“Dia sebenarnya bisa bermain 90 menit, tapi memilih memberi kesempatan kepada rekan-rekannya. Itu menunjukkan betapa besar komitmennya terhadap tim,” tutup Scaloni.

Load More