Bola / Bola Dunia
Selasa, 30 Juni 2026 | 15:02 WIB
Penyerang Spanyol, Lamine Yamal, mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia 2026 setelah mencetak gol ke gawang Arab Saudi. [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Timnas Spanyol memusatkan taktik penyerangan pada kemampuan individu Lamine Yamal untuk menghadapi Austria.

  • Marcos Llorente menekankan pentingnya memberikan ruang satu lawan satu bagi sang penyerang sayap.

  • Skuad Spanyol tetap menjaga optimisme tinggi meskipun Nico Williams terganggu oleh masalah cedera.

Di sisi lain, keharmonisan internal Spanyol sempat diuji oleh kabar cedera yang menimpa penyerang sayap andalan lainnya, Nico Williams. Pemain sayap lincah tersebut mengekspresikan kesedihan mendalam melalui akun media sosial pribadinya setelah laga kontra Uruguay.

"Anda bisa membaca beberapa kata di media sosial, tetapi Anda tidak benar-benar tahu bagaimana kondisi orang tersebut," ucap Llorente berempati.

"Ini momen yang sangat sulit baginya, setelah tahun yang telah dia lalui. Namun itu bagian dari pekerjaan kami."

Meskipun terpukul secara emosional, kondisi mental Nico Williams dilaporkan berangsur pulih berkat dukungan moral dari seluruh skuad. Senyuman khasnya kembali terlihat dalam aktivitas tim, walau rasa kecewa mendalam belum sepenuhnya sirna.

"Dia sekarang menghadapinya dengan jauh lebih baik, dia memiliki senyuman yang sama seperti biasanya. Tentu saja dia akan merasa sakit di dalam karena tidak bisa membantu tim," ungkap Llorente mengenai kondisi psikologis rekannya.

Kehadiran Nico Williams di fase berikutnya tetap menjadi harapan besar bagi seluruh anggota tim nasional Matador tersebut. Kontribusinya dinilai akan menjadi tambahan kekuatan yang sangat signifikan jika Spanyol berhasil melaju lebih jauh.

"Jika kami melangkah jauh, mungkin dia bisa membantu kami di beberapa titik," pungkas Llorente mengakhiri sesi wawancara dengan optimisme tinggi.

Spanyol sendiri melaju ke fase gugur dengan status juara Grup H setelah bersaing ketat dengan Tanjung Verde dan Uruguay. Pertandingan babak 32 besar melawan Austria di Los Angeles ini akan menjadi ujian konsistensi perdana bagi taktik baru La Roja.

Baca Juga: Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026

Load More