Bola / Bola Indonesia
Rabu, 01 Juli 2026 | 10:24 WIB
Senegal percaya diri menghadapi Belgia di babak 32 besar Piala Dunia 2026 meski tanpa Edouard Mendy. Pape Bouna Thiaw menyebut fase gugur sebagai kompetisi baru. [Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Senegal percaya diri menghadapi Belgia meski kehilangan Edouard Mendy, dengan Pape Bouna Thiaw menegaskan fase gugur adalah "kompetisi baru".
  • Singa Teranga lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik usai menang telak 5-0 atas Irak dan siap membuat kejutan di babak 32 besar.
  • Mory Diaw akan menggantikan Mendy di bawah mistar, sementara sang kiper utama tetap hadir untuk memberikan dukungan moral kepada tim.

Suara.com - Pelatih Timnas Senegal, Pape Bouna Thiaw, menegaskan timnya telah melupakan hasil kurang memuaskan di fase grup dan siap membuka lembaran baru di babak gugur Piala Dunia 2026.

Skuad berjuluk Singa Teranga itu dijadwalkan menghadapi Belgia pada babak 32 besar yang berlangsung Rabu waktu setempat.

Thiaw menginstruksikan anak asuhnya untuk memandang fase gugur sebagai kompetisi yang benar-benar baru.

Perjalanan Senegal menuju babak 32 besar tergolong berliku setelah menelan dua kekalahan beruntun dari Prancis dan Norwegia.

Pelatih Timnas Senegal, Pape Thiaw, menjadi sorotan setelah tetap membawa anak asuhnya melaksanakan salat Jumat meski ada peringatan angin kencang di wilayah New Jersey, Amerika Serikat. [Istimewa]

Namun, kemenangan telak 5-0 atas Irak pada laga pamungkas memastikan mereka lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Senegal berhak melaju ke fase berikutnya setelah unggul selisih gol tipis atas Iran yang harus tersingkir.

Babak Gugur Adalah Kompetisi Baru

Meski lolos dengan status peringkat ketiga terbaik, kualitas Senegal tetap mendapat pengakuan dari calon lawannya.

Pelatih Belgia, Rudi Garcia, secara terbuka menyebut Senegal sebagai tim peringkat ketiga terbaik yang lolos ke babak 32 besar.

Baca Juga: Hujan Lebat dan Badai Petir, Laga Timnas Meksiko vs Ekuador Ditunda

Menanggapi pujian tersebut, Pape Bouna Thiaw memastikan para pemainnya tidak akan gentar menghadapi deretan bintang Belgia.

"Kami perlu memenangkan pertandingan melawan Irak dan sekarang kami sudah lolos," ujar Pape Bouna Thiaw.

Juru taktik asal Senegal itu menegaskan determinasi timnya sedang berada di level tertinggi untuk memenangkan laga hidup-mati tersebut.

"Ini adalah kompetisi baru yang akan dimulai dan kami bertekad untuk memenangkan pertandingan ini," tegas Pape Bouna Thiaw.

Thiaw juga mengingatkan bahwa status juara grup yang disandang Belgia sama sekali bukan jaminan akan melaju lebih jauh.

Ia mencontohkan Belanda yang baru saja disingkirkan Maroko melalui drama adu penalti.

Load More