- Portugal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Kroasia dengan skor akhir 2-1.
- Cristiano Ronaldo mencetak gol sejarah namun minim kontribusi fisik serta sentuhan bola dalam permainan terbuka tim.
- Pelatih Roberto Martinez kini mengevaluasi efektivitas lini depan menjelang laga krusial menghadapi Spanyol di babak selanjutnya.
Suara.com - Timnas Portugal memang sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Namun, performa sang kapten, Cristiano Ronaldo, justru memunculkan alarm bagi tim.
Keberhasilan menumbangkan Kroasia 2-1 di babak 32 besar menyisakan catatan yang kontradiktif bagi pemain berjuluk CR7 tersebut.
Meski sukses mengukir sejarah sebagai pemain tertua yang mencetak gol di fase gugur Piala Dunia, statistik pergerakan Ronaldo di lapangan menunjukkan penurunan yang cukup signifikan.
Kondisi ini menjadi perhatian bagi pelatih Roberto Martinez menjelang duel klasik melawan Spanyol pada babak 16 besar.
Ronaldo Minim Terlibat di Kotak Penalti
Mengutip laporan Reuters, terungkap fakta menarik mengenai keterlibatan Ronaldo dalam permainan terbuka Portugal.
Sepanjang 81 menit berada di lapangan, megabintang berusia 41 tahun itu hanya mencatatkan satu sentuhan bola di dalam kotak penalti lawan.
Ironisnya, satu-satunya sentuhan tersebut terjadi saat ia mengeksekusi penalti pada menit ke-68 yang berbuah gol penyama kedudukan.
Statistik tersebut menunjukkan Portugal kesulitan mengalirkan bola kepada Ronaldo dalam situasi open play.
Baca Juga: Rating Pemain Timnas Spanyol Usai Tekuk Austria, Layak Menuju Tangga Juara?
Ronaldo juga tampak kesulitan menemukan ruang maupun memenangkan duel fisik dengan lini belakang Kroasia.
Pergantian Ronaldo Jadi Titik Balik Portugal
Melihat kebutuhan tim di lini tengah, Roberto Martinez akhirnya mengambil keputusan berani dengan menarik keluar Ronaldo saat skor masih 1-1.
Pelatih Portugal kemudian memasukkan Ruben Neves untuk memperkuat keseimbangan permainan.
Keputusan tersebut terbukti efektif. Portugal tampil lebih dinamis dan akhirnya memastikan kemenangan melalui gol Goncalo Ramos pada masa injury time.
"Saya pikir tim telah melakukan pergantian pemain, kami masuk untuk menekan dan mencetak gol. Itulah yang kami tahu, dan pada akhirnya pelatih melakukannya dengan sangat baik," ujar Goncalo Ramos.
Berita Terkait
-
Diragukan Banyak Pihak, Ini Puja-puji Luis de la Fuente untuk Kualitas Mikel Oyarzabal
-
Timnas Australia Memburu Sejarah Baru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Rating Pemain Portugal vs Kroasia: Ronaldo Cetak Gol, tapi Rafael Leao yang Terbaik
-
Cape Verde Tak Takut Lionel Messi: Kami Akan Bermain dengan Keberanian
-
Rating Pemain Timnas Spanyol Usai Tekuk Austria, Layak Menuju Tangga Juara?
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya
-
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026