Bola / Bola Dunia
Selasa, 07 Juli 2026 | 11:32 WIB
Amerika Serikat tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 1-4 dari Belgia. Mauricio Pochettino mengakui lawan lebih baik dan meminta timnya belajar dari kekalahan. [Dok. FIFA]
Baca 10 detik
  • Timnas Amerika Serikat tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-4 melawan Belgia di Seattle, Selasa (7/7).
  • Belgia mendominasi pertandingan melalui gol Charles De Ketelaere, Hans Vanaken, dan Romelu Lukaku yang menyingkirkan tuan rumah.
  • Pelatih Mauricio Pochettino akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim setelah kegagalan memenuhi target di panggung dunia.

Suara.com - Langkah Timnas Amerika Serikat di ajang Piala Dunia 2026 harus terhenti secara menyakitkan setelah dibantai Belgia dengan skor telak 1-4.

Kekalahan di hadapan publik sendiri di Seattle pada Selasa (7/7) WIB itu sekaligus mengakhiri mimpi besar skuad Negeri Paman Sam di panggung dunia.

Sebelumnya, Amerika Serikat sempat mendapat angin segar setelah FIFA menangguhkan hukuman kartu merah penyerang andalan mereka, Folarin Balogun.

Meski demikian, kehadiran Balogun di lapangan tidak mampu membendung agresivitas Belgia yang tampil dominan sejak menit-menit awal.

Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, mengakui timnya gagal mengimbangi kualitas permainan Belgia.

Mauricio Pochettino Minta Tim Belajar dari Kekalahan

Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Jadi Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026 [Suara.com/AI]

Juru taktik asal Argentina itu menilai timnya kehilangan identitas permainan yang selama ini menjadi kekuatan utama sepanjang fase grup.

"Pertandingan ini benar-benar sulit sejak awal, kami mengucapkan selamat kepada Belgia, mereka lebih baik daripada kami, hari ini bukan hari kami,” kata Mauricio Pochettino dikutip dari Antara.

Pochettino menegaskan hasil buruk tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi seluruh elemen tim demi menghadapi tantangan di masa depan.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Sukses Curi Perhatian, Vozinha Bakal Jadi The Next El-Hadji Diouf?

"Kami perlu belajar, mengevaluasi pertandingan ini, dan memahami mengapa kami tidak menjalani laga dengan cara yang sama seperti pada pertandingan-pertandingan kami sebelumnya di Piala Dunia," sambung Mauricio Pochettino.

Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan karena Amerika Serikat gagal memanfaatkan statusnya sebagai salah satu tuan rumah turnamen.

Charles De Ketelaere Jadi Mimpi Buruk AS

Belgia langsung menekan sejak awal pertandingan dan membuka keunggulan lewat aksi Charles De Ketelaere pada menit kesembilan.

Amerika Serikat sempat menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Malik Tillman.

Namun, keunggulan itu hanya bertahan dua menit setelah De Ketelaere kembali mencetak gol lewat sundulan memanfaatkan umpan Leandro Trossard.

Load More