Bola / Bola Dunia
Rabu, 15 Juli 2026 | 12:25 WIB
Statistik Inggris vs Argentina jelang semifinal Piala Dunia 2026. Simak rekor Kane-Bellingham, Lionel Messi, head to head, hingga prediksi Opta. [Dok. GeminiAI]
Baca 10 detik
  • Inggris dan Argentina memiliki sejarah rivalitas panjang di Piala Dunia yang dipicu oleh kontroversi laga dan politik.
  • Pertemuan krusial kedua tim kembali terjadi pada babak semifinal Piala Dunia 2026 di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta.
  • Inggris diprediksi unggul tipis atas Argentina dalam laga tersebut karena memiliki kedalaman skuad yang lebih segar.

Skuad Albiceleste tetap solid dengan Emiliano Martínez, Lisandro Martínez, Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, Julián Álvarez, dan Messi. Mereka mengandalkan pengalaman, disiplin taktik, dan momen-momen magis.

Sementara Inggris di bawah Thomas Tuchel tampil impresif dengan generasi emas: Harry Kane, Jude Bellingham, Bukayo Saka, Declan Rice, dan Phil Foden.

Pertahanan mereka solid, transisi cepat, dan mental juara semakin matang. Inggris belum pernah juara sejak 1966, dan ini kesempatan emas untuk kembali ke final.

Pertandingan ini diprediksi sangat ketat. Statistik Opta memberikan Inggris sedikit keunggulan untuk lolos ke final sekitar 52,9 persen berbanding 47,1 persen Argentina.

Dalam waktu normal, Inggris punya peluang menang sekitar 39 persen, Argentina 32 persen, dan sisanya imbang yang berujung extra time atau penalti.

Faktor kunci:

  • Pengalaman Argentina: Messi dan rekan-rekannya tahu cara menang di momen besar.
  • Kedalaman skuad Inggris: Lebih segar dan variatif di lini serang.
  • Sejarah: Inggris cenderung lebih baik di pertemuan langsung di Piala Dunia.
  • Taktik: Inggris mungkin akan menekan tinggi dan memanfaatkan kecepatan sayap, sementara Argentina mengandalkan possession dan counter.

Prediksinya, Inggris menang tipis 2-1 setelah perpanjangan waktu atau lewat penalti. The Three Lions punya motivasi lebih besar untuk mengakhiri puasa gelar, sementara Argentina mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan sebagai juara bertahan.

Load More