-
Como terancam sanksi FFP UEFA setelah menghabiskan Rp6 triliun untuk transfer pemain.
-
Presiden Como Mirwan Suwarso siap menerima denda demi menjaga ambisi besar tim.
-
Klub Indonesia ini berhasil melesat dari Serie D hingga menembus Liga Champions.
Presiden Como, Mirwan Suwarso, menyebut biaya modernisasi stadion tersebut diperkirakan mencapai sekitar 64 juta euro. Investasi itu menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub untuk meningkatkan fasilitas.
Besarnya pengeluaran Como tentu memunculkan pertanyaan mengenai regulasi Financial Fair Play (FFP) UEFA. Namun, Mirwan Suwarso mengaku tidak terlalu memusingkan persoalan tersebut.
Ia menegaskan Como memiliki strategi sendiri dalam menjalankan proyek klub dan tidak ingin terlalu terbebani dengan anggapan mengenai besarnya investasi yang telah dikeluarkan.
“Saya tidak butuh UEFA untuk memberi tahu saya soal itu. Jika mereka harus menjatuhkan denda kepada kami, silakan saja," kata Mirwan dikutip dari Gazetta.
"Itu adalah bagian dari hambatan yang harus kami atasi. Itu merupakan konsekuensi wajar dari pekerjaan ini,” jelasnya.
Perjalanan Como menjadi salah satu kisah menarik dalam sepak bola Italia. Dalam waktu sekitar tujuh tahun, mereka mampu bergerak dari Serie D hingga mencapai level tertinggi dan berkompetisi di panggung Eropa.
Dengan dukungan investasi besar serta pembangunan infrastruktur, Como kini berusaha mengukuhkan diri sebagai klub yang mampu bersaing dalam jangka panjang.
Langkah agresif di bursa transfer menjadi salah satu cara Como mengejar ambisi tersebut. Klub pun terus membangun skuad yang diharapkan mampu bersaing menghadapi klub-klub besar Italia dan Eropa.
Baca Juga: UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun
-
DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil
-
Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon
-
Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos
-
Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital
-
Puan Maharani Jawab Pujian Prabowo: PDIP Siap Bahu-Membahu Dukung Pemerintah Selama Demi Rakyat
-
Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun
-
PT DSI Bisa Jadi Instrumen Perbaikan Tata Kelola Ekspor, Asal Transparan