-
Como terancam sanksi FFP UEFA setelah menghabiskan Rp6 triliun untuk transfer pemain.
-
Presiden Como Mirwan Suwarso siap menerima denda demi menjaga ambisi besar tim.
-
Klub Indonesia ini berhasil melesat dari Serie D hingga menembus Liga Champions.
Suara.com - Como yang diketahui dimiliki oleh orang Indonesia sedang mendapat ancaman sanksi serius dari UEFA. Meski begitu, petinggi klub tetap santai menghadapinya.
Como menunjukkan perkembangan pesat sejak berhasil bangkit dari kompetisi kasta bawah hingga menembus Serie A. Kini, mereka bahkan sukses tampil di Liga Champions.
Klub asal Italia tersebut juga tidak ragu menggelontorkan dana besar untuk memperkuat skuad mereka demi bisa bersaing.
Dalam tiga tahun terakhir, Como disebut telah menghabiskan sekitar 342 juta euro atau lebih dari Rp6 triliun untuk aktivitas transfer pemain.
Pengeluaran besar Como tidak terlepas dari ambisi klub membangun tim yang mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Italia dan Eropa.
Dalam periode tersebut, hanya tiga klub Serie A yang disebut mengeluarkan dana transfer lebih besar dibandingkan Como, yakni Juventus, AC Milan, dan Napoli.
Investasi besar Como dimulai pada musim 2024-2025. Ketika baru kembali tampil di Serie A, I Lariani mengeluarkan sekitar 110 juta euro untuk mendatangkan sejumlah pemain.
Maxence Caqueret menjadi salah satu rekrutan dengan nilai transfer yang cukup besar, yakni sekitar 15 juta euro.
Como juga mendatangkan Anastasios Douvikas dengan biaya sekitar 14 juta euro serta Assane Diao yang ditebus sekitar 12 juta euro.
Baca Juga: UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit
Como kemudian melanjutkan kebijakan agresifnya pada musim berikutnya. Klub kembali menghabiskan sekitar 105 juta euro untuk mendatangkan pemain baru.
Salah satu nama yang bergabung adalah Jesus Rodriguez. Como disebut mengeluarkan dana sekitar 22,5 juta euro ditambah sejumlah bonus untuk mendapatkan pemain tersebut.
Pada bursa transfer terbaru, Como kembali memperlihatkan ambisinya. Total pengeluaran klub mencapai sekitar 127 juta euro untuk memperkuat skuad.
Salah satu investasi terbesar Como dilakukan untuk mempertahankan Nico Paz. Pemain asal Argentina tersebut sebelumnya tampil impresif bersama Como dan kemudian kembali ke Real Madrid.
Como sebelumnya juga mengeluarkan sekitar 60 juta euro pada musim panas 2024 untuk mendatangkan sejumlah pemain. Kebijakan transfer agresif tersebut menjadi bagian dari strategi klub membangun fondasi untuk bersaing di Serie A.
Selain mendatangkan pemain, Como juga memiliki rencana besar dalam pengembangan infrastruktur. Salah satunya adalah modernisasi Stadion Giuseppe Sinigaglia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi