- Gelandang Hamza Choudhury menyatakan Timnas Bangladesh siap menghadapi lawan kuat di FIFA ASEAN Cup 2026 tanpa rasa takut.
- Pemain diaspora Sheffield United tersebut menegaskan target internal timnya adalah mengumpulkan poin sebanyak mungkin dalam turnamen ini.
- Pelatih Thomas Dooley menyatakan duel melawan Timnas Indonesia pada 1 Oktober mendatang merupakan tantangan yang sangat berat bagi Bangladesh.
Suara.com - Gelandang Timnas Bangladesh, Hamza Choudhury, menegaskan timnya tidak datang ke Indonesia untuk merasa takut menghadapi lawan-lawan kuat di FIFA ASEAN Cup 2026.
Bangladesh memang akan menghadapi sejumlah tim dengan peringkat FIFA lebih tinggi.
Namun, Hamza Choudhury menilai timnya memiliki kemampuan untuk bersaing sekaligus mengumpulkan poin sebanyak mungkin.
Hamza menyampaikan pesan tersebut setelah bergabung dalam latihan Bangladesh di Jakarta.
Pemain Sheffield United itu menjadi salah satu pemain diaspora yang telah bergabung dengan skuad besutan Thomas Dooley.
"Kami sangat bersemangat dan merasa terhormat bisa berpartisipasi di turnamen ini. Ini tentu menjadi kesempatan besar untuk menghadapi tim-tim yang memiliki peringkat lebih tinggi dari kami," ujar Hamza, dikutip dari Bangla Tribune.
Menurut Hamza, Bangladesh memiliki target internal untuk meraih poin sebanyak mungkin selama turnamen berlangsung.
Hamza juga menegaskan skuadnya tidak datang hanya untuk menjadi pelengkap.
"Target internal kami adalah mendapatkan poin sebanyak mungkin," katanya.
Hamza kemudian menyampaikan pernyataan tegas terkait mental Bangladesh menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat.
Ia memastikan para pemain memiliki keyakinan terhadap kemampuan mereka sendiri.
"Seperti yang Anda tahu, kami datang ke sini bukan untuk takut kepada siapa pun. Kami tahu kemampuan kami sendiri," tegas Hamza.
Meski demikian, gelandang tersebut tidak menutup mata bahwa FIFA ASEAN Cup 2026 juga menjadi kesempatan bagi Bangladesh untuk mendapatkan pengalaman.
Hamza berharap pengalaman menghadapi tim-tim kuat dapat membantu perkembangan sepak bola negaranya.
"Insyaallah, ini juga menjadi jalan bagi kami untuk belajar. Kami datang untuk mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin, sehingga bisa membuat negara kami dihormati dan bangga," ujar Hamza.
Sementara itu, pelatih Bangladesh Thomas Dooley meminta suporternya tidak berekspektasi lebih kepada tim kesayangannya yang berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026.
Duel Bangladesh vs Timnas Indonesia memang baru akan berlangsung pada 1 Oktober mendatang. Sebelum itu, kedua tim terlebih dahulu bersua Malaysia dan Singapura.
"Bahkan, menurut saya, bagi sebagian besar tim di Asia, menghadapi Indonesia merupakan tantangan yang sangat berat," kata Dooley dalam konferensi pers di Stadion GBK, Jakarta, Kamis (24/9/2026).