Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB
Ilustrasi tawuran (Pixabay)
BACA 10 DETIK
  • Polisi menangkap empat pemuda di Kramat Jati, Jakarta Timur, pada hari Minggu, 8 November 2026.
  • Petugas mengamankan empat bilah senjata tajam dan satu unit sepeda motor setelah melakukan pengejaran terhadap pelaku.
  • Keempat pemuda beserta seluruh barang bukti langsung dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk proses pemeriksaan.

Suara.com - Empat pemuda ditangkap polisi saat diduga hendak melakukan tawuran di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (8/11/2026). Dari penangkapan tersebut, polisi menyita empat bilah senjata tajam (sajam) dan satu unit sepeda motor.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, penangkapan berawal dari laporan masyarakat mengenai keberadaan sekelompok pemuda yang dicurigai akan melakukan tawuran.

"Penangkapan berawal dari laporan masyarakat mengenai keberadaan sekelompok pemuda yang dicurigai akan melakukan tawuran," kata Henik dalam keterangannya, Minggu (8/11/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas mendatangi lokasi. Namun, kelompok pemuda itu berusaha melarikan diri saat mengetahui kedatangan polisi.

Setelah melakukan pengejaran, petugas berhasil menangkap empat pemuda beserta empat bilah senjata tajam dan satu unit sepeda motor.

"Keempat pemuda beserta barang bukti dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman terkait dugaan keterlibatan mereka dalam rencana tawuran," ujar Henik.

Henik menjelaskan, patroli gabungan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat mencegah aksi kriminalitas dan berbagai gangguan keamanan lainnya.

“Kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat diharapkan dapat mencegah potensi gangguan kamtibmas. Setiap informasi yang diterima juga harus direspons dengan cepat agar gangguan keamanan dapat segera diantisipasi,” beber Henik.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mencegah anak dan remaja terlibat aksi tawuran.

Budi meminta orang tua lebih memperhatikan aktivitas anak, terutama ketika berada di luar rumah pada malam hingga dini hari.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah tawuran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tandas Budi.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com