- Timnas Indonesia terancam menghadapi penundaan partisipasi di Piala Asia 2027 akibat situasi keamanan di Arab Saudi.
- AFC berencana membahas kemungkinan perubahan jadwal turnamen tersebut dalam rapat Komite Eksekutif di Bangkok pada November 2026.
- Hingga kini belum ada keputusan resmi dari AFC karena mereka masih memantau perkembangan kondisi di Arab Saudi.
Suara.com - Partisipasi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 terancam mengalami tertundanya menyusul situasi keamanan di Arab Saudi yang menjadi tuan rumah turnamen tersebut. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) masih memadukan perkembangan kondisi sebelum mengambil keputusan terkait jadwal kompetisi.
Piala Asia 2027 sejatinya digelar berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Arab Saudi akan menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya dengan melibatkan 24 negara yang terbagi ke dalam enam grup.
Namun, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah menimbulkan kemungkinan perubahan jadwal. Media Erem News, mengutip laporan jurnalis Issa Said, menyebut Piala Asia 2027 berlangsung tertunda hingga Desember 2027.
AFC mengadakan rapat Komite Eksekutif di Bangkok pada tanggal 18 November 2026. Pertemuan tersebut menjadi salah satu agenda penting untuk membahas perkembangan situasi dan menentukan langkah-langkah terkait penyelenggaraan turnamen.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku telah menerima undangan untuk menghadiri pertemuan tersebut. Ia memilih menunggu hasil pembahasan sebelum memberikan kepastian mengenai nasib Piala Asia 2027.
Sementara itu, Presiden AFC Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa menyatakan pihaknya terus menjaga kondisi di Arab Saudi.
AFC belum mengambil keputusan untuk mengubah jadwal dan masih berharap turnamen dapat berlangsung sesuai rencana.
AFC disebut masih akan menunggu situasi perkembangan hingga akhir November. Jika kondisi tidak memungkinkan, tertunda hingga satu tahun atau 2028 juga menjadi salah satu kemungkinan yang dipertimbangkan.
Dengan demikian, belum ada keputusan resmi mengenai perubahan jadwal Piala Asia 2027.
Timnas Indonesia dan negara peserta lainnya masih harus menunggu perkembangan serta hasil pembahasan AFC dalam beberapa pekan mendatang.