Calvin Verdonk Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik, Pelatih Lille Ungkap Penyesalan

Rabu, 04 November 2026 | 14:09 WIB
Asisten pelatih Real Madrid Davide Ancelotti memimpin sesi pemanasan jelang laga kontra Rayo Vallecano pada 26 Februari 2022. [AFP]
BACA 10 DETIK
  • Pemain Timnas Indonesia Calvin Verdonk dinobatkan UEFA sebagai pemain terbaik saat mengawal lini belakang Lille di Liga Champions.
  • Calvin Verdonk tampil tangguh dengan memenangi lima duel, tiga sapuan bersih, serta tiga pemulihan bola krusial dalam pertandingan.
  • Pelatih Lille Davide Ancelotti optimistis timnya masih memiliki peluang melaju ke babak playoff setelah meraih hasil imbang.

Suara.com - Pemain Timnas Indonesia Calvin Verdonk tampil gemilang dengan mengawal lini belakang Lille hingga sukses mencuri poin pertama di ajang Liga Champions.

Performa solid tersebut membuat UEFA mendaulat pemain berdarah Aceh itu sebagai pemain terbaik dalam pertandingan dinihari tadi.

Verdonk terbukti tangguh setelah sukses memenangi lima dari tujuh duel di lapangan. Selain itu, ia juga mencatatkan tiga kali sapuan bersih serta tiga kali pemulihan penguasaan bola yang krusial.

Tambahan satu angka ini membawa Lille naik ke peringkat ke-34 klasemen sementara fase liga.

Pelatih Lille, Davide Ancelotti, menolak menyerah meski timnya mengawali perjalanan di Liga Champions 2026/2027 dengan hasil mengecewakan.

Ia meyakini Lille masih memiliki peluang untuk melaju ke babak playoff setelah meraih hasil imbang 0-0 melawan Bodo/Glimt.

Meski belum cukup untuk mengangkat posisi Lille secara signifikan dalam persaingan menuju 24 besar, Ancelotti melihat perkembangan positif dari permainan anak asuhnya. Ia menilai timnya mulai menunjukkan peningkatan dan masih memiliki alasan untuk optimistis.

"Saya pikir kami sedang berkembang sebagai sebuah tim. Kami memainkan pertandingan yang serius. Penyesalan kami adalah pertandingan kandang ketika kami ingin mendapatkan poin. Ini belum berakhir. Tim ini membuat saya percaya diri," kata Ancelotti kepada Canal+.

Ancelotti menegaskan Lille masih memiliki ambisi dan kepercayaan diri untuk memenangi pertandingan tersisa. Menurutnya, performa tim terus membaik dari satu laga ke laga berikutnya.

"Pertandingan demi pertandingan, kami terus berkembang. Kami berada di jalur yang tepat untuk memiliki peluang bertahan di kompetisi ini. Kami masih memiliki ambisi dan keyakinan untuk memenangi pertandingan yang akan kami jalani," ujarnya.

Pelatih asal Italia itu juga menegaskan Lille belum berada dalam situasi tanpa harapan. Ia percaya kualitas skuadnya mampu menyulitkan lawan-lawan yang akan dihadapi.

"Kami memiliki kualitas untuk menyulitkan semua tim. Kami belum divonis kalah dan akan terus berjuang sampai akhir," tutur Ancelotti.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com