Setiap hari, para pekerja memproduksi setidaknya ribuan bata yang kemudian dijemur di lapangan sebelum dibakar. Meski prosesnya masih sederhana, pemasaran kini sudah mengikuti perkembangan zaman.
"Untuk pemasaran sekarang kami sudah pakai online, lewat Facebook atau WhatsApp," katanya.
Dalam menjalankan usaha tersebut, Mawardi juga merasakan manfaat dukungan pembiayaan dari perbankan, khususnya melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Cerita serupa datang dari Jahanto, Ketua Klaster Batako. Usaha ini ia rintis setelah pulang merantau dari Bali dengan bekal pengalaman yang ia miliki.
Ia melihat potensi besar bahan baku lokal, terutama pasir sungai yang melimpah di sekitar desa.
"Pasir di sini dari sungai, tapi kita harus pintar memilih kadar lumpurnya," katanya.
Setelah bahan siap, proses produksi dilakukan menggunakan mesin molen. Dari satu sak semen seberat 50 kilogram, mereka bisa menghasilkan sekitar 120 batako.
Permintaan pasar pun terus meningkat seiring pembangunan perumahan dan vila di kawasan sekitar.
Menurut Jahanto, dukungan pembiayaan dari BRI membantu klaster batako memenuhi berbagai kebutuhan usaha, mulai dari pembelian bahan baku hingga sarana transportasi.
Baca Juga: Modal Foto Makanan dan Dukungan LinkUMKM BRI, Bawa Yummy Craft di Kancah Global
Di sektor peternakan, kelompok ternak yang dipimpin M. Nasir juga berkembang melalui kerja sama antarwarga. Kelompok ini terbentuk dari kesepakatan bersama untuk membangun usaha peternakan yang lebih terorganisasi.
"Kami menyatukan diri untuk membangun kelompok ternak, dan ide itu didukung oleh desa melalui BUMDes," ujarnya.
Dalam pengelolaannya, mereka menerapkan sistem pemeliharaan semi-modern dengan pakan dari jerami, rumput, serta tambahan dedak dan vitamin.
Jenis sapi yang paling diminati pasar adalah sapi Bali, karena harganya relatif terjangkau dan pertumbuhannya cepat.
Untuk mengembangkan usaha, kelompok ternak juga memanfaatkan pembiayaan dari BRI dengan skema pembayaran tahunan. Dana tersebut digunakan untuk membeli sapi, menggemukkannya selama satu tahun, lalu menjualnya kembali.
"Ibaratnya sistem bagi hasil. Kami beli sapi, pelihara setahun, kemudian dijual," jelas Nasir.
Berita Terkait
-
Rupiah Terus Lemas, Kurs Dolar AS di Jual Rp17.000 di Mandiri, BNI, BRI, dan BCA
-
BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun
-
Mengenal Empat Pilar Utama Kesejahteraan Insan BRILian, Komitmen Investasi SDM BRI
-
Mengenal Empat Pilar Utama Kesejahteraan Insan BRILian, Komitmen Investasi dari BRI
-
Cara Mengaktifkan Kembali Rekening BRI Dormant Tanpa Perlu ke Kantor Bank
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Peran BRI di Balik Transformasi Akselerasi UMKM "Tercabaikan"
-
Strategi Inovatif "Tercabaikan" Tembus Pasar Digital Bersama Ekosistem BRI
-
Mengenal Empat Pilar Utama Kesejahteraan Insan BRILian, Komitmen Investasi SDM BRI
-
Mengenal Empat Pilar Utama Kesejahteraan Insan BRILian, Komitmen Investasi dari BRI
-
Cara Mengaktifkan Kembali Rekening BRI Dormant Tanpa Perlu ke Kantor Bank
-
Fakta-fakta Kinerja BBRI Februari 2026, Investor Wajib Tahu
-
Peran Strategis BRI di Balik Kesuksesan Internasional UMKM Yummy Craft
-
Modal Foto Makanan dan Dukungan LinkUMKM BRI, Bawa Yummy Craft di Kancah Global
-
Jangan Panik, Ini Cara Mengurus Buku Tabungan BRI yang Hilang
-
Intip Bunga Deposito BRI yang Pecah Telur di Tenor Jangka Pendek!