Bri / News
Rabu, 08 April 2026 | 13:03 WIB
Sebagai Ilustrasi. (Dok: BRI)
Baca 10 detik
  • BRI menjalin kerja sama dengan Polres Gunungkidul pada Rabu (1/4/2026) untuk mendukung permodalan petani jagung lokal.
  • BRI menyediakan skema Kredit Usaha Rakyat untuk mempermudah akses modal bibit, pupuk, serta teknologi bagi para petani.
  • Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kemandirian usaha tani serta mendukung ketahanan pangan nasional melalui pendampingan manajerial secara berkelanjutan.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus mempertegas posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Komitmen ini diwujudkan melalui kerja sama formal dengan Polres Gunungkidul dalam penyediaan fasilitas permodalan bagi para pelaku usaha tani di wilayah tersebut.

Sinergi ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) serta sosialisasi khusus mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dilaksanakan di ruang kerja Kapolres Gunungkidul pada Rabu (1/4/2026).

Hadir langsung dalam agenda tersebut Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran perwakilan manajemen BRI.

Dalam kolaborasi ini, BRI mengambil peran kunci sebagai penyedia likuiditas bagi kelompok tani jagung yang berada di bawah pembinaan Polri.

Fokus utama BRI adalah memberikan solusi atas hambatan finansial yang selama ini sering menjadi kendala utama bagi petani lokal untuk mengekspansi luas tanam maupun meningkatkan kualitas produksi.

Sebagai bank yang memiliki spesialisasi pada sektor mikro, BRI menawarkan skema pembiayaan KUR yang ringan dan mudah dijangkau.

Melalui instrumen ini, BRI memastikan bahwa para petani di Gunungkidul tidak lagi kesulitan mendapatkan modal kerja untuk membeli bibit, pupuk, maupun teknologi pertanian terbaru.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, menekankan bahwa kehadiran BRI memberikan kepastian dukungan finansial yang sangat dibutuhkan oleh para petani.

Baca Juga: Teja Paku Alam Merendah usai Berhasil Ukir 16 Clean Sheet

"Kami ingin memastikan para petani memiliki dukungan finansial yang kuat dan mudah diakses. Dengan akses kredit yang ringan dari perbankan, kami optimistis kemandirian sektor pertanian di Gunungkidul akan meningkat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional," ungkap AKBP Damus Asa, dalam keterangan resminya.

Namun, peran BRI dalam kerja sama ini tidak hanya terbatas pada penyaluran dana. Melalui jaringannya, BRI juga berkomitmen memberikan pendampingan manajerial.

Harapannya, para petani mampu mengelola usaha tani mereka secara lebih modern, profesional, dan berkelanjutan, sehingga risiko gagal bayar dapat diminimalisir dan kesejahteraan petani meningkat secara signifikan.

Sinergi antara BRI dan Polri ini sejalan dengan agenda besar pemerintah pusat untuk mengoptimalkan potensi sektor pertanian lokal. Dengan ketersediaan modal yang dikelola oleh BRI, para petani jagung di Gunungkidul diharapkan dapat bertransformasi menjadi pengusaha tani yang mandiri.

Load More