Bri / News
Senin, 13 April 2026 | 15:55 WIB
Ilustrasi perumahan/KPR. [Antara]
Baca 10 detik
  • Hingga Maret 2026, BRI telah menyalurkan dana KPR subsidi sebesar Rp17,13 triliun kepada 125 ribu debitur seluruh Indonesia.
  • Penyaluran KPR subsidi tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di berbagai wilayah.
  • BRI memanfaatkan jaringan luas dan teknologi digital untuk memeratakan akses pembiayaan perumahan masyarakat hingga ke pelosok daerah terpencil.

Salah satu tantangan terbesar dalam program perumahan nasional adalah pemerataan akses di daerah-daerah terpencil atau luar pulau Jawa.

Dalam hal ini, BRI memiliki keunggulan kompetitif yang tidak dimiliki banyak lembaga keuangan lain, yakni jaringan kantor cabang dan unit kerja yang tersebar hingga ke pelosok desa.

Keberadaan jaringan yang masif ini menjadi fondasi strategis bagi BRI untuk memastikan bahwa program KPR subsidi tidak hanya dinikmati oleh warga di kota-kota besar saja.

Aris menegaskan bahwa integrasi antara teknologi digital dan jaringan fisik yang luas memungkinkan BRI untuk melakukan penetrasi pasar dengan lebih efisien.

Calon debitur di daerah kini semakin mudah mengakses informasi dan mengajukan permohonan pembiayaan tanpa harus menempuh jarak yang jauh ke pusat kota.

“Didukung jaringan yang luas dan terintegrasi, BRI akan terus mengoptimalkan penyaluran pembiayaan perumahan agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah. Upaya ini diarahkan untuk memperluas jangkauan pembiayaan sekaligus memastikan akses yang lebih merata di berbagai daerah,” kata Aris.

Load More