Suara.com - Bagi diaspora Indonesia yang menetap di luar negeri, masjid bukan sekadar tempat ibadah. Ia adalah oase kerinduan, pusat komunitas, sekaligus jangkar identitas budaya di tengah keberagaman global.
Sayangnya, tidak semua kota besar di dunia memiliki pusat dakwah yang dikelola langsung oleh komunitas Muslim Indonesia.
Menjawab tantangan tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menggandeng Cinta Quran Foundation untuk menginisiasi proyek ambisius: pembangunan tiga masjid pertama Indonesia di tiga benua berbeda.
Program bertajuk "Donasi 3 Masjid Pertama Indonesia di 3 Benua" ini resmi diluncurkan pada 10 April 2026.
Proyek ini memfokuskan pembangunan pada titik-titik strategis di mana komunitas Indonesia tumbuh pesat namun fasilitas ibadah yang representatif masih terbatas, yakni di Yokohama (Jepang) untuk mewakili Asia, Melbourne (Australia), dan Edmonton (Kanada) untuk kawasan Amerika Utara.
Inisiatif ini menunjukkan bahwa peran perbankan nasional kini telah bergeser melampaui transaksi komersial semata. Dengan memfasilitasi donasi untuk pembangunan infrastruktur religi di luar negeri, BRI sedang memperkuat "soft power" Indonesia di mata dunia.
Masjid-masjid ini nantinya akan berfungsi sebagai etalase Islam moderat khas Nusantara yang ramah, toleran, dan inklusif.
Di Yokohama, misalnya, kehadiran masjid Indonesia akan menjadi titik temu penting bagi para pekerja migran dan mahasiswa yang jumlahnya terus meningkat di Negeri Sakura.
Begitu pula di Melbourne dan Edmonton, di mana tantangan musim dingin yang ekstrem dan jarak yang jauh antar komunitas membuat keberadaan pusat kegiatan terpadu menjadi sangat krusial untuk menjaga silaturahmi antar warga negara Indonesia (WNI).
Baca Juga: Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM
Jika dulu menyalurkan bantuan ke luar negeri harus melalui prosedur birokrasi perbankan yang rumit dan memakan waktu, kini hambatan tersebut telah dipangkas habis oleh digitalisasi.
Kolaborasi antara BRI dan Cinta Quran Foundation memungkinkan siapa pun, di mana pun mereka berada di Indonesia, untuk berkontribusi secara langsung melalui aplikasi BRImo.
Pemanfaatan fitur transfer di dalam super app ini memastikan bahwa dana yang didonasikan dikelola secara profesional dan transparan.
Transparansi adalah kunci dalam program sosial berskala internasional seperti ini, dan sistem perbankan digital memberikan jaminan keamanan serta pencatatan transaksi yang akurat bagi para donatur.
Prosedur Kontribusi: Sederhana dan Transparan
Bagi Anda yang ingin menjadi bagian dari sejarah pembangunan peradaban ini, prosesnya dirancang agar tetap "manusiawi" dan tidak menyita waktu. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan melalui gawai Anda:
- Akses Aplikasi: Masuk ke akun BRImo Anda.
- Fitur Transfer: Pilih menu Transfer, lalu klik Tambah Penerima Baru.
- Data Penerima: Masukkan nomor rekening resmi 0378-0100-0751-302 atas nama Cinta Quran Foundation.
- Nominal & Konfirmasi: Tentukan jumlah donasi yang ingin Anda berikan. Periksa kembali detail nama penerima untuk memastikan ketepatan tujuan, lalu konfirmasi dengan PIN Anda.
- Dokumentasi: Begitu transaksi selesai, Anda akan menerima bukti digital yang dapat disimpan sebagai catatan pribadi.
Hadirnya program donasi ini merupakan pembuktian bahwa teknologi tidak selalu bersifat dingin dan kaku. Di tangan yang tepat, teknologi seperti BRImo menjadi jembatan empati yang menghubungkan hati masyarakat di tanah air dengan perjuangan saudara-saudara mereka di belahan bumi lain.
Partisipasi publik dalam program ini sangat dinantikan untuk mempercepat rampungnya pembangunan di ketiga benua tersebut.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR
-
Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?