Bri / News
Jum'at, 17 April 2026 | 16:14 WIB
BRI. (Dok: BRI)
Baca 10 detik
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk membagikan dividen jumbo sebesar Rp52,1 triliun kepada BPI Danantara selaku pemegang saham mayoritas.
  • Pembayaran dividen dilakukan dalam dua tahap untuk tahun buku 2025 dengan total payout ratio 92 persen.
  • Sejumlah institusi keuangan memberikan proyeksi positif dengan target harga saham BBRI berkisar antara Rp4.100 hingga Rp5.200 per lembar.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dipastikan membagikan dividen jumbo bagi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, melalui PT Danantara Asset Management, selaku pemegang 79,80 miliar lembar saham BBRI.

Dengan porsi kepemilikan mencapai 52,66%, Danantara mengukuhkan posisinya sebagai pemegang saham mayoritas sekaligus benefisial utama dari performa laba bersih emiten perbankan pelat merah tersebut.

Pengamat perbankan, Trioksa Siahaan, menilai bahwa keputusan BRI untuk tetap loyal membagikan dividen merupakan langkah strategis yang terukur.

Ia menegaskan bahwa aspek likuiditas dan rasio kecukupan modal perseroan tetap berada pada level aman meski harus menyetorkan dana dalam jumlah besar.

Trioksa menekankan bahwa pergeseran kepemilikan dari BUMN ke entitas Danantara tidak mengubah orientasi bisnis BRI sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan.

"BRI secara historis memiliki rekam jejak yang solid dalam pembagian dividen, biasanya dua kali dalam satu periode fiskal. Dengan beralihnya porsi BUMN ke Danantara, sangat wajar jika mereka menerima alokasi yang proporsional dengan kepemilikannya," ungkap Trioksa dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).

Meski harga saham BBRI sempat tertekan, Trioksa melihat tekanan harga saham belakangan ini lebih bersifat temporer. Ia merujuk pada kekhawatiran pasar terkait keterbukaan informasi yang sempat dilontarkan Morgan Stanley sebagai pemicu downgrade jangka pendek.

"Fundamental ekonomi yang stabil dan meredanya tensi geopolitik akan menjadi katalis utama bagi pemulihan harga saham perbankan di masa depan," tambahnya.

Pada perdagangan hari ini, saham BBRI terpantau bergerak di zona hijau pada level 3.430, menguat 0,60% dibanding posisi pembukaan.

Baca Juga: BRI Bagi-bagi Voucher Setiap Hari Kerja di Vibes Resto & Lounge

Konsistensi pembagian dividen ini pun dipandang sebagai sinyal kuat bagi investor bahwa manajemen risiko dan strategi ekspansi BRI berjalan secara selaras.

Proyeksi Valuasi dan Target Harga Analis

Sejumlah institusi keuangan global memberikan pandangan optimistis terhadap prospek saham BBRI. UBS, Maybank, dan CGS International menyematkan target harga yang cukup tinggi di angka Rp4.900 per saham.

Khusus untuk analisis UBS, proyeksi tersebut didasarkan pada Gordon Growth Model dengan asumsi parameter teknis sebagai berikut:

Tingkat Bebas Risiko: 6,75%

Beta: 1,25

Load More