SuaraCianjur.id,- Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Garut menggeledah Kantor DPRD Garut, Rabu, (10/8/2022) siang. Penggeledahan diduga berkaitan dengan kasus dugaan korupsi biaya operasional dan pokok pikiran (Pokir) tahun anggaran 2014 - 2019 senilai Rp1,2 Miliar.
Tampak beberapa orang yang mengenakan seragam dinas Kejari keluar dari Gedung DPRD Kabupaten Garut dengan membawa koper besar dan sebuah printer yang kemudian dimasukan kedalam mobil berwarna hitam, Rabu (10/8/2022).
Tim terlihat sempat mengamankan dua tas besar diduga berisi sejumlah berkas di ruangan Bagian Keuangan yang diambil dari beberapa ruangan termasuk ruangan Sekretaris DPRD Garu
Dalam keterangan pers, Kepala Kejaksaan Negeri Garut Dr. Neva Sari Susanti, S.H., M.Hum menyampaikan jika ada 50 anggota DPRD Kabupaten Garut periode 2014-2019 yang diduga ikut terlibat dalam kasus Pokok Pikiran (Pokir) dan sebagian sudah terperiksa.
"Kasus yang melibatkan 50 anggota DPRD 2014-2019 itu terkait dengan program Pokok Pikiran. Itu kegiatan-kegiatan yang setiap anggota DPRD minimal memiliki 5 kegiatan pertahunnya," kata dia.
"Nah jika dikalikan per satu periode (5 tahun) 50 anggota dewan dikalikan dengan 5 kegiatan pertahun, DPRD memiliki 250 kegiatan," sambungnya.
Dikatakan Neva, hasil dari paparan terakhir pada penyelidikan di bagian Intel, pimpinan sebelumnya yang mempunyai kebijakan, memberikan arahan supaya lebih fokus. Sehingga kasus ini didahulukan.
"Dipastikan bakal melakukan pemanggilan terhadap 50 anggota DPRD yang belum terpanggil termasuk para Pimpinan DPRD," pungkasnya.
Baca Juga: Soal Brigadir J, Tokoh Ulama Cirebon Puji Kapolri
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sempat Terjadi Keributan, Polresta Balikpapan Hentikan Sementara Izin Kegiatan PSHT
-
Bukayo Saka Tegaskan Siap Tampil Lawan Kroasia, Tepis Keraguan soal Kondisi Fisik
-
Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak
-
Setelah Juara Langsung Jadi Manusia Silver: Kutukan Ganda Putra Indonesia?
-
Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili
-
CBF Bungkam! Kondisi Neymar Misterius, Hampir Pasti Tak Bakal Main di Piala Dunia 2026
-
Estetika Regeneratif Jadi Tren Baru, Fokus pada Regenerasi Alami untuk Kulit yang Lebih Berkualitas
-
Pria Bejat Cabuli Anak Disabilitas di Penginapan Batam Dibekuk
-
Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting
-
Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?